Kantongi Sertifikat CHSE, Tempat Wisata Jawa Barat Siap Sambut Wisatawan Lokal

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyemprot cairan disinfektan pada salah satu kamar di The Green Hotel, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 23 September 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Petugas menyemprot cairan disinfektan pada salah satu kamar di The Green Hotel, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 23 September 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 772 hotel, restoran dan tempat wisata di Jawa Barat telah mendapatkan sertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety, environment friendly) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hal tersebut dianggap bisa membuktikan bahwa produk dan pelayanan pariwisata di bumi Pasundan itu sudah sesuai dengan protokol kesehatan.

    "Kami memastikan tempat wisata di Jawa Barat siap untuk menghadapi wisatawan lokal. Salah satunya dengan mengetatkan edukasi dan protokol kesehatan," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik di Bandung, Kamis, 22 April 2021.

    Pada masa libur Lebaran mendatang, tempat wisata yang ada di daerah diizinkan buka untuk wisatawan lokal meski pemerintah menetapkan larangan mudik. Meski begitu, pembukaan tempat wisata wajib mengikuti protokol kesehatan ketat.

    Dedi pun memastikan bahwa pengetesan Covid-19 dengan metode tes antigen akan diberlakukan di sejumlah tempat kunjungan wisata, selain kesiapan tempat wisata dengan CHSE.

    Langkah tersebut dinilai sangat efektif untuk mencegah terjadinya penyebaran virus pada masa libur lebaran tahun ini di tempat wisata. "Kami pastikan melakukan sampling ya, tidak mungkin seluruhnya. Ya tunggu saja aturannya seperti apa, tunggu kebijakan pemerintah pusat," kata Dedi.

    Baca juga: Punya Air Melimpah, Mojokerto Siapkan Wisata Bahari Majapahit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.