Ragam Minuman Tradisional untuk Jaga Kesehatan, Mudah Dibuat di Rumah

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teh Talua (teh telur). TEMPO/Febriyanti

    Teh Talua (teh telur). TEMPO/Febriyanti

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia tidak hanya kaya dengan kuliner tradisional berupa makanan yang lezat. Banyak minuman tradisional nusantara yang tidak hanya enak, tapi juga menyehatkan.

    Menurut Indonesia Travel, 8 minuman tradisional berikut ini bisa Anda buat di rumah untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.

    Teh Talua

    Minuman ini merupakan minuman khas  dari Sumatera Barat. Bahan dasarnya adalah teh yang dicampur dengan kuning telur dan kayu manis bubuk.

    Selain itu, ditambahkan pula pemanis berupa gula dan susu kental manis dan perasan jeruk nipis agar lebih segar.

    Wedang Uwuh

    Minuman ini cukup populer saat pandemi ini karena dianggap bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Tak heran, karena wedang uwuh mengandung beragam jenis rempah yang berkhasiat untuk kesehatan.

    Wedang Uwuh dan Bir Peltok (TEMPO / ARTIKA FARMITA)

    Minuman khas dari Bantul, Yogyakarta ini mengandung jahe, cengkeh, daun cengkeh, daun kayu manis kering, daun pala kering, kayu secang dan gula batu. Semua bahan itu direbus bersama dan setelah masak diminum selagi hangat.

    Bajigur

    Minuman yang berasal dari Jawa Barat ini kental dengan cita rasa yang manis, legit dan hangat. Konon, minuman ini tercipta dari kebiasaan para petani Sunda yang sering membuat minuman dari gula aren sebelum berangkat ke sawah.

    Bajigur berbahan dasar santan kelapa yang diberi gula aren. Untuk menambah cita rasa dan manfaat, ditambahkan rempah lain seperti jahe, batang sereh, daun pandan dan kayu manis.

    Sarabba

    Minuman khas Bugis dibuat dari perpaduan gula aren, jahe, santan dan kuning telur. Sarabba juga biasanya mengandung bubuk kayu manis, bubuk pala dan merica bubuk.

    Bir Pletok

    Meski namanya bir, minuman ini tidak mengandung alkohol sama sekali. Minuman khas Betawi ini kaya dengan bumbu-bumbu dan rempah sebagai alternatifnya.

    Dalam segelas bir pletok, ada campuran jahe, cengkeh, pala, merica, sereh, kapulaga, kayu manis, kayu secang, daun pandan, daun jeruk dan gula.

    STMJ

    Minuman ini kepanjangan dari susu, telor, madu, jahe. Seperti namanya, minuman , dari Malang, Jawa Timur ini berbahan dasar susu yang dicampur jahe, madu dan kuning telur. Untuk penambah rasa bisa ditambahkan bubuk merica.

    Wedang Ronde

    Minuman ini aslinya berasal dari Cina, tapi kini mudah ditemui di Jawa Tengah. Isi minuman ini sangat beragam dan nikmat dikonsumsi saat hangat.

    Minuman hangat Wedang ronde berisikan mochi - kue dari ketan khas Sukabumi, di kedai Wedang Ronde Paradise, Sukabumi. Tempo/Rully Kesuma

    Topping Ronde terbuat dari tepung beras dengan isian berupa kacang tanah sangrai manis. Kuahnya adalah perpaduan hangatnya jahe dan manisnya gula.

    Bandrek

    Minuman tradisional khas Jawa Barat ini terbuat dari campuran gula aren, jahe dan serai. Rasanya manis dan memberi rasa hangat di tenggorokan dan perut.

    Baca juga: Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika, Karakteristik Rasa Hingga Harganya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.