Kuota Pengunjung Candi Borobudur Minta Ditambah Lagi Jadi 10 Ribu Wisatawan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wisatawan memakai masker dan menjaga jarak. Dok. Kementerian Pariwisata

    Ilustrasi wisatawan memakai masker dan menjaga jarak. Dok. Kementerian Pariwisata

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman Wisata Candi Borobudur mengajukan penambahan kuota wisatawan dari 4.000 orang menjadi 10 ribu orang per hari. Usulan ini untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan pada libur lebaran 2021.

    General Manager Taman Wisata Candi Borobudur, I Gusti Putu Ngurah Sedana mengatakan telah mengajukan penambahan kuota itu ke Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat provinsi maupun kabupaten. "Kami memperkirakan pengunjung akan membludak saat libur lebaran nanti," kata Putu Ngurah Sedana pada Minggu 18 April 2021.

    Sebelum pandemi Covid-19, jumlah pengunjung Candi Borobudur di masa libur panjang sekitar 15 ribu sampai 20 ribu wisatawan. Sementara kuota yang diminta oleh pengelola candi, menurut Putu, hanya separuh dari rata-rata kunjungan wisatawan di musim liburan dan mencakup hingga zona II Candi Borobudur.

    Putu Ngurah Sedana menjelaskan, pengelola harus mengantisipsi lonjakan jumlah pengunjung jika yang datang ke Candi Borobudur lebih dari 4.000 wisatawan dalam sehari. Sebab itu, pengelola mengusulkan penambahan kuota menjadi 10 ribu wisatawan per hari selama libur lebaran. "Mudah-mudahan usulan ini sudah disetujui pada awal Mei 2021," katanya.

    Candi Borobudur. Foto: Tiket.com

    Kuota 4.000 pengunjung per hari yang berlaku saat ini, Putu melanjutkan, terkadang tercapai terkadang tidak. Jika memperhatikan tren kunjungan saat libur nasional dan libur akhir pekan selama pandemi Covid-19, jumlah pengunjung hampir mencapai 4.000 wisatawan. Sementara di hari biasa sekitar 1.500 wisatawan.

    Putu Ngurah Sedana memastikan usulan penambahan kuota pengunjung Candi Borobudur seiring dengan disiplin protokol kesehatan. "Kami menyiapkan sarana prasarana dan menekankan protokol kesehatan yang ketat sekali," katanya.

    Baca juga:
    Bakal Ada Hotel Kapsul Berteknologi Canggih di Borobudur Highland


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.