Cara Wisata ke Taman Nasional Kelimutu Pakai QR Code

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan asing mengunjungi Danau Kelimutu di Flores, Nusa Tenggara Timur, 12 Oktober 2016. Danau tiga warna ini bersembunyi di ketinggian Gunung Kelimutu. TEMPO/Subekti

    Wisatawan asing mengunjungi Danau Kelimutu di Flores, Nusa Tenggara Timur, 12 Oktober 2016. Danau tiga warna ini bersembunyi di ketinggian Gunung Kelimutu. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman Nasional Kelimutu menghadirkan layanan QR Code bagi wisatawan yang berkunjung ke sana. Teknologi itu digunakan sebagai sebuah fasilitas pemanduan wisata digital mandiri.

    Menurut situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pengembangan QR Code Interpretasi itu dilakukan staf di Balai TN Kelimutu untuk membantu dan memudahkan wisatawan mengetahui berbagai informasi seputar spot-spot wisata di sana. Informasi yang ditampilkan berupa situs alam, situs budaya maupun situs sejarah yang ada di Taman Nasional Kelimutu.

    Cara menggunakannya pun mudah. Pengunjung tinggal melakukan scan pada barcode menggunakan smartphone. Kemudian pengunjung akan terhubung ke link narasi di website sehingga kita dapat membaca penjelasan secara detail tentang gambaran umum tentang berbagai informasi di TN Kelimutu.

    Informasi yang ditampilkan cukup lengkap, mulai dari sejarah berdirinya TN Kelimutu, informasi geologi tentang tiga kawah Kelimutu, informasi Flora Fauna atau tentang sejarah dan budaya. Wisatawan asing pun bisa memahami informasi yang disajikan karena tersedia juga dalam bahasa Inggris. 

    Pengembangan QR Code Interpretasi saat masa pandemi itu diharapkan juga bisa membantu meminimalisir penyebaran Covid-19. Sebab, hal itu bisa mengurangi interaksi antara wisatawan dengan petugas maupun pemandu wisata.

    QR Code Interpretasi sudah terpasang di 12 titik lokasi spot areal wisata Taman Nasionak Kelimutu, yaitu di Gerbang Loket, Pere Konde, Arboretum, Museum rumah adat, Pesanggrahan Belanda, Anjungan Garugiwa, Danau Atapolo, Danau Nuwa Muri Koofai, Ekosistem VR, Areal patika, Danau Atambupu dan Tugu Puncak Gunung Kelimutu. Pengelola menyampaikan teknologi QR Code ini akan dikembangkan, baik menambah objek maupun memperbaiki teknik penyajiannya.

    Baca juga: Taman Nasional Kelimutu, Dipercaya Ada Burung Titisan Arwah Penjaga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.