Qatar Airways Terbang dengan Seluruh Penumpang dan Awak yang Telah Divaksin

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Qatar Airways.

    Qatar Airways.

    TEMPO.CO, JakartaPenerbangan pertama dengan penumpang dan awak pesawat yang sudah divaksinasi penuh lepas landas pada Selasa, 6 April lalu dari Qatar oleh Qatar Airways menjadi langkah bersejarah menuju pemulihan perjalanan udara.

    Penerbangan yang lepas landas dengan Airbus A350-1000 Qatar Airways dari Bandara Internasional Hamad Doha sekitar pukul 11 pagi waktu setempat dan kembali ke kota pada pukul 2 siang itu adalah sekilas kemungkinan masa depan. Setiap penumpang dan anggota awak telah divaksinasi penuh bersama dengan staf saat check-in, menurut maskapai.

    "Penerbangan khusus hari ini menunjukkan tahap selanjutnya dalam pemulihan perjalanan internasional tidak jauh," kata Akbar Al Baker, Kepala Eksekutif Qatar Airways Group dalam sebuah pernyataan sekaligus menambahkan bahwa penerbangan tersebut memberikan harapan untuk masa depan penerbangan internasional.

    Di pesawat, penumpang dapat mengontrol hiburan dalam penerbangan dengan telepon mereka, yang disebut Qatar Airways sebagai pengalaman zero-touch dan menerima perlengkapan fasilitas khusus untuk menandai penerbangan penting tersebut. "Kami tahu bahwa tahun lalu tidak mudah karena banyak orang tidak dapat melihat orang yang mereka cintai, seringkali dipisahkan oleh jarak," kata kapten pesawat itu kepada penumpang sebelum lepas landas dalam sebuah video yang diposting ke Twitter.

    Sekarang 107 hari setelah pengiriman vaksin pertama tiba ke negara bagian Qatar dan 392 hari setelah wabah Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi, Qatar Airways menjadi maskapai pertama yang mengoperasikan penerbangan dengan awak dan penumpang yang divaksinasi penuh. "Dan kami merasa terhormat memiliki Anda bergabung dengan kami sebagai bagian dari peristiwa bersejarah," ujar kapten.

    Selain penerbangan yang divaksinasi, Qatar sedang menguji coba International Air Transport Association (IATA) Travel Pass, sebuah tiket kesehatan digital yang bertujuan untuk membuat boarding dengan dokumen terkait Covid-19 menjadi pengalaman yang lebih mulus.

    Al Baker dari Qatar Airways mengatakan ia melihat paspor vaksin sangat membantu. “Saya kira ini akan menjadi tren awalnya, karena dunia perlu terbuka, orang perlu memiliki kepercayaan pada perjalanan udara,” katanya.

    TRAVEL AND LEISURE

    Baca juga: Bandara Hong Kong Selesaikan Uji Coba Penggunaan Kartu Kesehatan Digital


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.