Penumpang Bandara Ahmad Yani Meningkat 52 Persen Saat Libur Paskah

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemudik menggunakan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa, 12 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Para pemudik menggunakan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa, 12 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Semarang - Pengguna jasa Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Kota Semarang meningkat 52 persen pada libur panjang Paskah dibandingkan momen yang sama tahun lalu. Peningkatan jumlah penumpang terjadi mulai 1 sampai 5 April 2021 yang bertepatan juga dengan libur akhir pekan.

    Bandara Ahmad Yani melayani 18.804 penumpang selama lima hari tersebut. "Tahun sebelumnya melayani 12.379 penumpang," kata General Manager PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Ahmad Yani, Hardi Ariyanto pada Selasa, 6 April 2021.

    Jumlah tersebut juga meningkat dibandingkan total penumpang yang melintasi Bandara Ahmad Yani pekan sebelumnya. "Mengalami kenaikan sebesar 31 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya yang melayani 14.399 penumpang," kata Hardi.

    Menurut Hardi, hal tersebut merupakan sinyal positif kebangkitan industri penerbangan di tengan pandemi Covid-19.

    PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani melayani 4.188 penumpang pada 1 April, 4.082 penumpang pada 2 April, 2.518 penumpang pada 3 April, 4.342 penumpang pada 4 Aprildan 3.674 penumpang pada 5 April.

    Melihat peningkatan penumpang tersebut, Hardi optimistis dunia penerbangan akan kembali menggeliat. "Pelayanan kepada pengguna jasa terus ditingkatkan dan dipertahankan. Secara perlahan dunia penerbangan akan kembali pulih," ujarnya.

    Baca juga: Bandara Hong Kong Selesaikan Uji Coba Penggunaan Kartu Kesehatan Digital


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.