Menyusul Cina dan Denmark, Jepang akan Gunakan Paspor Vaksin Digital

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan asing mengunakan kinomo santai

    Sejumlah wisatawan asing mengunakan kinomo santai "yukata" saat mengunjungi Taman Kyu Yasuda di Tokyo, Jepang, 1 Agustus 2015. AP/Ken Aragaki

    TEMPO.CO, JakartaJepang menjadi negara terbaru yang akan mengeluarkan paspor vaksin digital. Paspor itu memungkinkan seseorang menggunakan bukti inokulasi itu untuk melakukan perjalanan internasional.

    Paspor digital akan tersedia melalui aplikasi seluler dan akan dikaitkan dengan program vaksinasi pemerintah, seperti dilaporkan oleh Nikkei Asia. Saat ini, warga negara yang divaksinasi masih menerima sertifikat dalam format kertas.

    Pengaplikasian paspor itu kini sedang dalam pembicaraan untuk ditambahkan ke aplikasi dan diharapkan dapat diluncurkan bulan depan sebagai sarana untuk menunjukkan kondisi kesehatan negatif Covid-19.

    Setelah selesai, aplikasi tersebut akan ditujukan untuk warga negara Jepang serta wisatawan asing di Jepang yang ingin pulang. Saat ini, pemerintah belum berniat menggunakan paspor vaksin untuk perjalanan domestik.

    Beberapa negara sebelumnya telah menganut konsep paspor vaksin untuk warganya, termasuk Cina dan Denmark. Sementara negara yang lain telah menyambut pelancong yang divaksinasi dari seluruh dunia, seperti Islandia dan Yunani.

    Inggris juga telah mengusulkan negara-negara untuk mengembangkan paspor vaksin yang diakui secara internasional untuk membantu pemulihan kondisi pandemi, sebuah konsep yang juga menjadi tujuan Jepang.

    Kartu kesehatan digital Jepang akan sejalan dengan standar internasional, merujuk pada yang dikembangkan oleh CommonPass serta paspor Uni Eropa.

    Meskipun paspor digital ini dapat memulai dilakukannya perjalanan internasional lagi, tapi belum waktunya untuk Olimpiade musim panas di Tokyo. Awal bulan ini, penyelenggara mengatakan penonton luar negeri tidak akan diizinkan untuk menghadiri pertandingan tersebut.

    Turis internasional belum bisa pergi ke Jepang sekarang dengan paspor vaksin digital yang masih berproses. Tetapi negeri sakura telah menghadirkan sejumlah pengalaman wisata secara virtual seperti mencoba wahana terbaru Super Nintendo World Mario Kart: Koopa Challange atau berkeliling pedesaan Jepang dengan naik kereta virtual.

    TRAVEL AND LEISURE

    Baca juga: Negara-negara Ini akan Gunakan Paspor Vaksin Covid-19 untuk Pelancong


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H