Medan Perkenalkan Kesawan City Walk, Pusat Kuliner dan Budaya Asia

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution (tengah berdiri) bersama pemukul Gordang Sambilan usai peluncuran Kesawan City Walk di Medan, Ahad (28/3/2021). ANTARA/Said

    Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution (tengah berdiri) bersama pemukul Gordang Sambilan usai peluncuran Kesawan City Walk di Medan, Ahad (28/3/2021). ANTARA/Said

    TEMPO.CO, Jakarta - Kota Medan memang tak punya potensi wisata alam yang bisa menarik wisatawan seperti daerah lainnya, tapi ibu kota Sumatera Utara itu punya kekayaan budaya dan kuliner yang kaya dan khas. Salah satu cara yang dilakukan Pemerintah Kota Medan untuk menarik wisatawan adalah meluncurkan Kesawan City Walk.

    Kesawan City Walk adalah sebuah destinasi wisata kota tua yang disulap sebagai pusat kuliner dan budaya untuk menarik minat wisatawan.

    Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan kawasan kota tua itu akan dikenal sebagai The Kitchen of Asia. "Kita harus bangun dengan kawasan kota tua ini, karena Kota Medan tidak memiliki potensi wisata alam," kata dia saat meresmikan Kesawan City Walk, Ahad, 28 Maret 2021.

    Di sana, akan ada sekitar 113 stand kuliner yang menjajakan ragam makanan khas dari sore hingga malam hari. "108 stand kuliner di antaranya, ini kita perkenankan untuk dibuka," kata Bobby.

    Tak sekadar menjual kuliner, di sana akan dibagi pengetahuan bagaimana cara pembuatan makanan khas, bahan baku hingga berada di atas piring dan disajikan kepada wisatawan. "Bukan hanya tiba-tiba suatu makanan itu, bisa di atas meja. Misalnya di atas meja Rp 15 ribu per piring ditambahkan history, cara pembuatan, dan siapa saja dahulu yang boleh memakan makanan khas ini," kata Bobby.

    Kawasan Kesawan City Walk merupakan bagian dari sejarah Kota Medan yang berada di pusat kota. Di lokasi ini banyak terdapat gedung-gedung tua dari zaman kolonial Belanda, salah satunya Gedung Warenhuis. Gedung itu merupakan bangunan supermarket pertama di Medan yang dibangun sekitar 1916. Ada juga rumah peninggalan saudagar tersohor Tjong A Fie, yang terlibat dalam pembangunan kota Medan di masa lalu.

    Baca juga: Kawasan Kesawan Medan akan Dijadikan Lokasi Wisata Kuliner, Ada Angkringan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.