5 Sentra Batik di Kota Solo Wajib Kunjung

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perajin usai membuat Batik Quran diatas lembar kain Primis di kawasan Kampung Batik Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah, 15 Juni 2016. Batik Quran tersebut tidak dijual namun ongkos produksi jika dijual setara dengan harga 150-200 ribu rupiah. TEMPO/Bram Selo Agung

    Perajin usai membuat Batik Quran diatas lembar kain Primis di kawasan Kampung Batik Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah, 15 Juni 2016. Batik Quran tersebut tidak dijual namun ongkos produksi jika dijual setara dengan harga 150-200 ribu rupiah. TEMPO/Bram Selo Agung

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak hanya dikenal sebagai kota yang kaya budaya, Solo pun dikenal karena produk khas batiknya. Untuk itu saat berkunjung ke Solo, bisa mengunjungi beberapa sentra batik  untuk berburu kain batik baik yang cap maupun batik tulis sebagai oleh-oleh saat pulang ke rumah.

    Berikut ini beberapa sentra batik di Kota Solo yang patut dikunjungi, jika berburu batik:

    1. Kampung Laweyan

    Kampung Laweyan merupakan sentra batik yang disediakan Pemkot Solo sebagai sentra wisata edukasi, budaya dan perbelanjaan. Tak hanya menyediakan banyak batik sebagai oleh-oleh usai menggunjungi Solo, kamu juga bisa belajar cara membuat batik di Kampung Batik Laweyan. Di Kampung Batik Laweyan kamu bisa menemukan batik motif Tirto Tejo, Truntum dan ratusan motif batik lainnya. Sebab Kampung Batik Laweyan telah memiliki 250 motif batik yang sudah dipatenkan.

    Deiketahui keberadaan Kampung Batik Laweyan sudah ada sejak jaman penjajahan dan terus eksis hingga sekarang, dengan sebagian besar penduduknya berprofesi pengrajin batik.

    Kamu bersama orang tercinta bisa mengunjungi Kampung Batik Laweyan di Jalan Dr Radjiman No 521 Laweyan.

    2. Kampung Batik Kauman

    Di Kampung Batik Kauman kamu bisa menemukan batik berbahan sutra alam, sutra tenun, katun premisima, prima dan rayon. Di kampung ini terdapat tiga motif batik andalan, yakni batik murni cap, batik klasik model pakem atau batik tulis dan batik kombinasi antara cap dan tulis.

    Seni Batik Keraton Kasunanan Surakarta banyak mempengaruhi motif batik pakem, yang menjadi produk paling unggul di Kampung Kauman.

    Diketahui Kampung Kauman kerap menarik wisatawan mancanegara, seperti Jepang, Eropa, Asia Tenggara dan Amerika Serikat. Di Kampung Kauman kamu bisa menemukan puluhan rumah industri yang bisa kamu kunjungi.

    3. Pasar Klewer

    Pasar Klewer jadi destinasi wisata belanja pakaian teksil aneka motif batik yang bisa kamu kunjungi di Solo. Kamu bisa menemukan pakaian kemeja, rok sampai daster bermotif batik di pasar ini.

    Pasar Klewer juga menyediakan batik jenis cap dan batik tulis. Beragam produk yang ditawarkan di Pasar Klewer mulai dari belasan ribu sampai jutaan rupiah. Kamu juga bisa melakukan transaksi tawar menawar di pasar ini. Untuk itu kamu jangan lupa berkunjung ke pasar ini ya.

    Baca: Kisah Kampung Laweyan Pasar Kapas Menjadi Kampung Batik

    4. Batik Danar Hadi

    Produk Batik Danar Hadi telah dikenal sejak lama sebagai produk batik dengan kualitas tinggi, produknya juga terus mengikuti perkembangan mode pakaian masa kini.

    Danar Hadi menyediakan berbagai mode pakaian dewasa dan anak-anak, mulai formal sampai casual. Tak hanya pakaian, Danar Hadi juga menghadirkan berbagai macam produk aksesoris atau pernak-pernik bermotif batik yang bisa kamu jadikan oleh-oleh untuk orang terkasih. Untuk itu kamu bisa berkunjung ke tempat ini di alamat Jalan Dr Rajiman No 164 Solo.

    5. Lumbung Batik

    Lumbung Batik didirikan pada 2010 oleh Koperasi Pamong Pengusaha Batik Surakarta atau PPBS dan diresmikan Joko Widodo (Jokowi) selaku Walikota Solo yang menjabat saat itu.

    Bisa dikatakan baru, di sentra batik ini sudah berdiri sekitar 40 toko batik yang menyediakan beragam produk motif batik yang bisa dipilih sesuka hati. Kamu bisa mengunjungi Lumbung Batik yang berlokasi di Jalan Agus Salim 17 Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan.

    DELFI ANA HARAHAP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.