Yogyakarta Kebut Promosi Wisata, Mulai Besok Sampai Kamis Ada Jogjavaganza 2021

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berjalan di kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Kamis 11 Maret 2021. Libur Isra Miraj 2021 kawasan Malioboro yang merupakan destinasi wisata andalan di Yogyakarta padat pengunjung. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    Pengunjung berjalan di kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Kamis 11 Maret 2021. Libur Isra Miraj 2021 kawasan Malioboro yang merupakan destinasi wisata andalan di Yogyakarta padat pengunjung. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta dan para pengusaha mulai menggencarkan ajang promosi wisata pada akhir Maret 2021. Salah satu agenda promosi wisata yang akan berlangsung dalam waktu dekat adalah Jogjavaganza 2021.

    Ketua Panitia Jogjavaganza 2021, Edwin Ismedi Himna mengatakan acara tersebut akan berlangsung offline mulai besok, Selasa sampai Kamis, 23 - 25 Maret 2021. Sejumlah lembaga yang mendukung agenda promosi wisata itu adaalah Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY), Asosiasi Agensi Perjalanan Wisata (ASITA), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Paguyuban Dimas Diajeng Kota Jogja, dan Sales Britis.

    "Dalam Jogjavaganza 2021 ini terdapat rangkaian kegiatan untuk memfasilitasi pelaku usaha wisata dari dalam maupun luar Kota Yogyakarta, seperti agen travel, pengelola destinasi wisata, pengusaha oleh-oleh, pengelola hotel bintang dan non-bintang," kata Edwin pada Senin, 22 Maret 2021.

    Edwin optimistis acara ini tetap semarak dan meriah, sehingga pelaku usaha pariwisata dapat menjalin kerja sama dengan sesama pebisnis wisata dari Pulau Jawa maupun luar Jawa. Rangkaian acara Jogjavaganza 2021 berlangsung dengan menaati protokol kesehatan ketat.

    Pada Selasa, 23 Maret 2021, akan diadakan welcome dinner bagi 100 pembeli dari seluruh Indonesia di Hotel Jambuluwuk Malioboro. Esok harinya, berlangsung table top yang mempertemukan seratus pembeli dengan 70 penjual dari Kota Yogyakarta di Grand Inna Malioboro Hotel. Dari kegiatan table top ini terjadi transaksi signifikan antara penjual dan pembeli yang sama-sama pebisnis pariwisata.

    Di hari terakhir, Kamis 25 Maret 2021, peserta Jogjavagnza 2021 akan mengeksplorasi potensi wisata Kota Yogyakarta. Pada Kamis pagi, mereka akan diajak bersepeda melalui acara Gowes Van Jogja. Setiap peserta sudah mendapatkan rute berbeda dan dapat diakses melalui aplikasi Yogowes. Panitia mengatur peserta agar tetap dalam kelompok kecil sehingga dapat menerapkan protokol kesehatan.

    Kelompok pesepeda ini akan melewati kampung-kampung wisata di Kota Yogyakarta. Pada hari itu juga akan diadakan city tour sebagai puncak acara dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kota Yogyakarta.

    Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Andrini Wiramawati mengatakan, pemerintah menjadi fasilitator dalam kegiatan Jogjavaganza 2021. "Target acara ini untuk dapat menarik kembali wisatawan ke Yogyakarta," katanya. Jumlah kunjungan wisatawan ke Yogyakarta selama 2019 mencapai 4 juta dan sepanjang 2020 mencapai 1,3 juta.

    Pada 2021, Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan kunjungan 1,2 juta wisatawan. "Pelaku usaha pariwisata jangan menyerah di masa pandemi Covid-19, melainkan terus berkreasi sehingga Jogjavaganza tahun ini kembali terlaksana," kata Andrini.

    Baca juga:
    Wisatawan Jangan Nekat Mendekati Gunung Merapi Yogyakarta, 3 Bahaya Mengintai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.