Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bisa Dipahami Orang Kangen Liburan di Masa Pandemi Covid-19, Terapkan Tips Ini

Reporter

Editor

Rini Kustiani

image-gnews
Suasana di Pantai Cemare di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Dok. Dinas Pariwisata Lombok Barat
Suasana di Pantai Cemare di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Dok. Dinas Pariwisata Lombok Barat
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian orang pada akhirnya keluar rumah untuk berwisata di masa pandemi Covid-19. Meski pemerintah menyarankan agar masyarakat tetap di rumah saja atau setidaknya membatasi pergerakan kegiatan, lalu lintas manusia dari dan ke suatu tempat sulit untuk disetop.

Bagi mereka yang hendak keluar rumah di masa pandemi, anggota tim pakar Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, untuk percepatan penanganan Covid-19, Syamsul Arifin mengatakan, siapapun harus disiplin protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona. Jika ingin berwisata, dia menyarankan agar memilih detinasi wisata dan aktivitas di alam terbuka.

Baca juga:
Batam dan Bintan akan Sambut Turis Asing Lebih Dulu Sebelum Bali

"Pilih destinasi wisata di zona hijau yang relatif lebih aman," kata Syamsul Arifin di Banjarbaru, Sabtu 20 Maret 2021. Wisatawan juga dianjurkan memilih destinasi wisata terbuka, seperti pantai atau pegunungan, hingga bermacam tempat rekreasi keluarga di alam.

Syamsul Arifin yang juga Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, menjelaskan, tempat terbuka memiliki risiko penularan virus corona yang lebih rendah ketimbang tempat tertutup. Musababnya, menurut dia, ruangan tertutup kurang bahkan tidak terpapar sinar matahari dan sirkulasi udaranya tidak sebagus di tempat terbuka.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kendati berwisata di area terbuka, tetaplah mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak satu sama lain sekitar 2 meter. Virus corona menyebar melalui percikan di udara saat seseorang batuk, bersin, bernapas, bicara, atau berteriak. Di ruang tertutup dengan ventilasi yang buruk, virus corona dapat bertahan lebih lama di udara.

Sementara saat berada di luar ruangan, paparan sinar matahari dan udara yang terus bergerak membuat kecenderungan virus untuk hidup semakin kecil. Terlebih berada di luar ruangan bisa membuat seseorang merasakan kebebasan, tanpa dinding di sekitarnya yang membatasi ruang gerak.

Susana di alam terbuka mampu memantik energi dan menstabilkan emosi. "Tubuh lebih rileks, tidak terlalu tegang, meredakan stres, marah, atau rasa tertekan," kata Syamsul Arifin. Ditambah dengan aktivitas berjemur di pagi hari, maka semakin bermanfaat untuk tubuh memproduksi vitamin D.

Selain lokasi dan suasana destinasi wisata, dia mengingatkan pentingnya kondisi wisatawan itu sendiri. Jangan memaksakan diri keluar rumah jika tubuh sedang tidak fit. Sebaiknya bepergian menggunakan kendaraan pribadi dan hindari mampir-mampir selama pandemi Covid-19.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jangan Pakai Perlengkapan Mandi Gratisan dari Hotel

20 jam lalu

Ilustrasi kamar mandi hotel. Freepik.com/Wirestock
Jangan Pakai Perlengkapan Mandi Gratisan dari Hotel

Disarankan membawa perlengkapan mandi mini sendiri, seperti sampo, kondisioner, dan sabun mandi, saat menginap di hotel.


3 Alasan Singapura Destinasi Wisata Ramah Muslim untuk Keluarga

1 hari lalu

Gardens by the Bay. dok. Singapore Tourism Board
3 Alasan Singapura Destinasi Wisata Ramah Muslim untuk Keluarga

Menurut sebuah laporan, menempatkan Singapura dalam peringkat teratas destinasi ramah muslim di antara negara non OKI


Rekomendasi Destinasi Wisata Alam di Jawa Timur, dari Pantai Hingga Gunung

2 hari lalu

Pantai Tiga Warna. shutterstock.com
Rekomendasi Destinasi Wisata Alam di Jawa Timur, dari Pantai Hingga Gunung

Dari Malang hingga Madura, hampir semuanya memiliki karakteristik yang berbeda. Berikut rekomendasi destinasi wisata alam di Jawa Timur.


Berangsur Pulih dari Pandemi, Angkasa Pura Catat 36,5 Juta Pergerakan Penumpang Sepanjang Januari-Juni

3 hari lalu

Sejumlah calon penumpang berjalan untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Sekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu 19 April 2023. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta memprediksi puncak arus mudik lewat bandara Soetta terjadi mulai H-3 atau Rabu (19/4) dengan pergerakan pesawat yang terjadwal mencapai 1.138 penerbangan dengan total penumpang 164.575 hingga H-1 atau Jumat (21/4). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Berangsur Pulih dari Pandemi, Angkasa Pura Catat 36,5 Juta Pergerakan Penumpang Sepanjang Januari-Juni

Rinciannya adalah sebanyak 28,1 juta penumpang rute domestik dan 8,4 juta penumpang rute internasional.


5 Destinasi Wisata Hutan Pinus dari Bogor hingga Malang yang Patut Dikunjungi

5 hari lalu

Wisatawan berfoto di kawasan Hutan Pinus Mangunan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, pada Minggu, 16 Januari 2022. TEMPO | Pribadi Wicaksono
5 Destinasi Wisata Hutan Pinus dari Bogor hingga Malang yang Patut Dikunjungi

Destinasi hutan pinus terdapat di berbagai daerah di Indonesia, antara lain di Bogor hingga Malang. Termasuk Hutan Pinus Mangunan di Yogyakarta.


Post Holiday Blues: Sindrom Sedih Pasca Liburan dan Tips Mengatasinya

5 hari lalu

Ilustrasi kesepian. Shutterstock
Post Holiday Blues: Sindrom Sedih Pasca Liburan dan Tips Mengatasinya

Psikoterapis Mike Dow mengatakan, kecenderungan orang mengalami post holiday blues, termasuk kesepian, memencilkan diri, masalah keluarga usai liburan


Istilah yang Populer Saat Pandemi Covid-19, mulai Anosmia, Long Covid, hingga Komorbid

5 hari lalu

Tenaga medis memeriksa tekanan oksigen kepada pasien Covid-19 di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D Kramat Jati, Jakarta, 8 Juli 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Istilah yang Populer Saat Pandemi Covid-19, mulai Anosmia, Long Covid, hingga Komorbid

Apa itu Anosmia, Long Covid, dan Komorbid yang sangat akrab di telinga pada masa pandemi Covid-19?


Libur Sekolah Mau Habis, Simak Rekomendasi 10 Destinasi Wisata Jawa Barat Selatan

7 hari lalu

Pengunjung menikmati air terjun di kawasan wisata alam Geopark Ciletuh Curug Awang, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad, 9 Desember 2018. Curug Awang yang memiliki tinggi 40 meter dan lebar 60 meter serta menawarkan suasana pemandangan air terjun yang masih alami tersebut menjadi alternatif wisata liburan di akhir pekan bersama keluarga. ANTARA/Nurul Ramadhan
Libur Sekolah Mau Habis, Simak Rekomendasi 10 Destinasi Wisata Jawa Barat Selatan

Libur sekolah mau habis, berikut rekomendasi wisata alam Jawa Barat selatan yang gampang dijangkau.


Menikmati 3 Nusa di Bali : Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan Surga Kecil Para Pelancong

7 hari lalu

Dermaga Nusa Lembongan di Jungut batu yang tak pernah sepi dari turis. Tempo/ Charisma Adristy
Menikmati 3 Nusa di Bali : Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan Surga Kecil Para Pelancong

Jika di Bali, mungkin Anda perlu menyeberang ke pulau-pulau kecil di Bali seperti Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan.


H-15 Olimpiade Paris Dimulai, 10 Destinasi Wisata di Prancis Paling Menarik

11 hari lalu

Tak hanya terbentuk di sekitar perairan, simbol cinta juga terdapat di celah tebing berbatu Calanques de Piana di Corsica Island, Prancis. dailymail.co.uk
H-15 Olimpiade Paris Dimulai, 10 Destinasi Wisata di Prancis Paling Menarik

Jelang Olimpiade Paris bulan ini, mau romantis hingga keindahan pedesaan di Provence? Prancis menawarkan beragam destinasi wisata yang memikat