Voyager Station, Hotel Luar Angkasa Pertama di Dunia akan Sambut Tamu 2027

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang diabadikan di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center/BACC) pada 3 Desember 2020 ini menunjukkan wahana pendaki dari wahana antariksa Chang'e-5 melayang di atas permukaan Bulan. Wahana antariksa China yang membawa sampel Bulan pertama negara itu lepas landas dari Bulan pada Kamis (3/12) malam, demikian diumumkan Administrasi Luar Angkasa Nasional China. Ini merupakan wahana antariksa pertama milik China yang lepas landas dari objek luar angkasa. (Xinhua/Jin Liwang)

    Foto yang diabadikan di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center/BACC) pada 3 Desember 2020 ini menunjukkan wahana pendaki dari wahana antariksa Chang'e-5 melayang di atas permukaan Bulan. Wahana antariksa China yang membawa sampel Bulan pertama negara itu lepas landas dari Bulan pada Kamis (3/12) malam, demikian diumumkan Administrasi Luar Angkasa Nasional China. Ini merupakan wahana antariksa pertama milik China yang lepas landas dari objek luar angkasa. (Xinhua/Jin Liwang)

    TEMPO.CO, JakartaWisata luar angkasa tidak lagi menjadi barang fiksi ilmiah. Selain misi pribadi ke luar angkasa, seperti Inspiration4 dan DearMoon, di mana anggota masyarakat umum akan menghabiskan beberapa hari di dalam kendaraan SpaceX, kini ada beberapa hotel luar angkasa yang sedang dikerjakan. Yang terbaru mengumumkan tanggal pembukaannya adalah Voyager Station oleh Orbital Assembly Corporation.

    Mereka saat ini dijadwalkan untuk memulai konstruksi pada 2026 dan menyambut tamu pada 2027.

    Mengambil inspirasi dari film fiksi ilmiah seperti "2001: A Space Odyssey" dan "Interstellar," Voyager Station akan menciptakan gravitasi buatan menggunakan gaya sentrifugal. Hotel akan mengambil bentuk kincir ria, berputar untuk mensimulasikan gravitasi di polongnya.

    Meskipun bentuknya mungkin tidak biasa dibandingkan dengan hotel di bumi, kamar dan fasilitasnya akan sangat familiar bagi tamu. Akan ada akomodasi mewah hingga 280 tamu, termasuk vila yang tersedia untuk dibeli sebagai homestay, restoran gourmet, bar, gimnasium dan pusat hiburan. Intinya, ini adalah resort kelas atas standar Anda, tepat di luar angkasa.

    Rencana untuk hotel luar angkasa pertama kali terungkap pada 2019, dengan nama Stasiun Luar Angkasa Berputar Von Braun, tetapi telah ada sedikit perubahan merek sejak saat itu. (Wernher Von Braun adalah seorang insinyur kedirgantaraan yang penting untuk pengembangan roket, tetapi dia bekerja di bawah rezim Nazi di Jerman sebelum datang ke Amerika Serikat, akhirnya bergabung dengan NASA.)

    Tanggal pembukaan juga telah diundur dari perkiraan awal pada 2025. Tetapi Orbital Assembly menyatakan bahwa penundaan itu karena pandemi virus korona, bukan karena kemacetan teknologi. Bagaimanapun, kemungkinan besar hotel luar angkasa akan segera menjadi kenyataan, mengingat bahwa Voyager Station adalah salah satu dari tiga properti luar angkasa yang sedang dikembangkan, di samping AxStation Axiom Space dan Aurora Orion Span Station.

    Voyager Station, bagaimanapun, sudah menerima reservasi dan biayanya US$ 5 juta (Rp 71,9 miliar) untuk masa tinggal tiga setengah hari. Tertarik?

    TRAVEL AND LEISURE

    Baca juga: Tiga Orang Ini Membayar Rp 771 Miliar untuk Pergi ke Stasiun Luar Angkasa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.