Legenda Romantis di Kuil Aoshima, Pantas Jadi Spot Pernikahan Populer

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuil Aoshima. www.miyazaki-city.tourism.or.jp

    Kuil Aoshima. www.miyazaki-city.tourism.or.jp

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak alasan untuk mengunjungi Miyazaki, Jepang terutama saat cuaca di utara masih dingin. Miyazaki beriklim semi-tropis, dengan banyak sinar matahari dan pohon palem yang bergoyang. Salah satu tempat yang terkenal di Miyazaki adalah Aoshima.

    Beberapa pantai yang indah dan aksi ombak yang dimilikinya selalu menarik para peselancar. Tapi ada juga mitos dan legenda di Aoshima yang menarik wisatawan.

    Yang paling wajib dikunjungi wisatawan adalah Kuil Aoshima. Kuil itu secara khusus dikaitkan dengan legenda Yamasachi-hiko, cucu Ninigi, dewa yang turun ke bumi di Takachiho untuk membawa beras kepada manusia, dan istrinya, Putri Toyotama, putri dewa laut. Yamasachi-hiko dan Putri Toyotama adalah kakek nenek dari kaisar pertama mitos Jepang, Jimmu.

    Kisah mereka sangat romantis sehingga kuil itu identik dengan pernikahan yang bahagia, persalinan yang sehat dan keamanan di laut. Kuil itu adalah situs pernikahan yang populer bahkan hingga hari ini, menurut seorang pendeta di kuil. Bahkan ada pasangan Prancis yang pernah sengaja melakukan perjalanan ke Jepang untuk menikah di Kuil Aoshima.

    ADVERTISEMENT

    Tidak jelas kapan Kuil Aoshima didirikan, tetapi ada catatan keberadaannya yang berasal dari awal abad kesembilan. Legenda yang terkait dengannya jauh lebih tua, sekitar 3.000 tahun yang lalu.

    Detailnya dijelaskan dengan baik di Museum Mitologi Hyuga di dekat pintu masuk kuil. Museum ini memiliki sejumlah diorama seukuran aslinya yang menjelaskan berbagai episode utama mitos asal Jepang. Yaitu kisah tentang bagaimana Yamasachi-hiko kehilangan pancing berharga yang dipinjam dari saudaranya dan saat memasuki laut untuk mencoba mengambilnya, ia bertemu Putri Toyotama, jatuh cinta dan menikahinya. Sayangnya, seperti yang dikatakan si penyair "jalan cinta sejati tidak pernah berjalan mulus".

    Kuil utama dan biara didekorasi dengan mewah dengan warna vermillion dan emas, sangat mencolok karena terletak di tengah hutan tropis yang rimbun. Di sebelah kanan kuil utama, hampir di tengah pulau, terdapat Moto-miya, kuil yang lebih kecil di situs Kuil Aoshima yang asli. Pengunjung biasanya mencari keberuntungan di sini.

    Pemandangan utama Aoshima dapat dijelajahi secara menyeluruh hanya dalam beberapa jam, menjadikannya perjalanan sehari yang mudah dari kota Miyazaki. Pada saat yang sama, aktivitas berselancar dan bersantai di pantai bisa menjadi pilihan bagus untuk wisatawan. Ada beberapa hotel onsen di area ini, serta hostel yang populer di kalangan peselancar.

    JAPAN TODAY

    Baca juga: 7 Destinasi Wisata Pantai Keren di Indonesia, Menyelam ke Kapal USS Liberty


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?