Tak Kuat Dihajar Pandemi, 20 Objek Wisata di Jawa Tengah Tutup Permanen

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan bermain di pohon cemara pinggir Pantai Alam Indah, Tegal, Jawa Tengah, Senin, 11 Januari 2021. Pemerintah Kota Tegal sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 mulai Senin (11/1) hingga Senin (25/1) melakukan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada tempat wisata, cafe dan tempat hiburan malam dengan membatasi jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas normal dan pembatasan jam operasional hingga pukul 21.00 WIB. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Sejumlah wisatawan bermain di pohon cemara pinggir Pantai Alam Indah, Tegal, Jawa Tengah, Senin, 11 Januari 2021. Pemerintah Kota Tegal sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 mulai Senin (11/1) hingga Senin (25/1) melakukan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada tempat wisata, cafe dan tempat hiburan malam dengan membatasi jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas normal dan pembatasan jam operasional hingga pukul 21.00 WIB. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 telah benar-benar memukul sektor pariwisata di Jawa Tengah. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Nugroho Rachmadi mengatakan ada 20 objek wisata di wilayahnya yang terpaksa tutup atau berhenti beroperasi permanen.

    "Dari 690 objek wisata yang terdaftar, 20 objek wisata diantaranya harus menutup usahanya karena tidak mampu beradaptasi dengan keadaan pandemi sehingga pemiliknya betul-betul terpuruk dan tidak bisa melanjutkan usahanya," kata Sinoeng di Semarang, Kamis, 25 Februari 2021.

    Sebanyak 20 objek wisata yang tutup itu dikelola oleh pihak swasta dan didominasi wahana bermain air. Beberapa objek wisata milik swasta yang tutup itu antara lain ada di wilayah Kabupaten Banyumas, Wonosobo dan Karanganyar.

    Sinoeng menyayangkan penutupan objek wisata itu. Sebab, menurut dia, seharusnya pengelola bisa melakukan penyesuaian atau adaptasi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai hiburan baru.

    "Pengelola diharapkan berinovasi dan berkreasi menyesuaikan kondisi pandemi agar tetap bisa beroperasi," kata Sinoeng.

    Saat ini, demi membangkitkan sektor pariwisata yang terdampak akibat pembatasan mobilitas, pemerintah setempat mengizinkan  pembukaan sebagian objek wisata dengan penerapan protokol kesehatan ketat. "Di Candi Borobudur dan Dataran Tinggi Dieng telah melakukan pembatasan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 30 persen dari biasanya sebagai bentuk dari penerapan prokes," kata Sinoeng.

    Baca juga: Rencana Travel Bubble Singapura, Sejumlah Objek Wisata Kepri Ini Diunggulkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.