Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sultan HB X dan PKL Malioboro Bersiap Ikut Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

image-gnews
Suasana stan PKL di Malioboro. Para pedagang dan pembeli diharapkan patuh pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19. TEMPO/Pribadi Wicaksono
Suasana stan PKL di Malioboro. Para pedagang dan pembeli diharapkan patuh pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19. TEMPO/Pribadi Wicaksono
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Salah satu paguyuban terbesar yang menaungi para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan destinasi Malioboro Yogyakarta menyatakan akan turut mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang akan digelar massal pemerintah mulai 1 Maret 2021.

"Seluruh pengurus paguyuban sudah berkomunikasi soal vaksinasi itu dan akan mengikutinya," ujar Ketua Paguyuban PKL Malioboro Tri Dharma Paul Zulkarnaen kepada Tempo, Selasa, 23 Februari 2021.

Paul menuturkan sejak pengumuman kick off vaksinasi massal dengan target hampir 20 ribu orang di sepanjang Malioboro pada Ahad, lalu, para pengurus sudah mulai bergerak menghimpun persyaratan para anggota untuk vaksinasi itu seperti mengumpulkan foto KTP. Jumlah anggota paguyuban berkisar 930 PKL dengan populasi anggota lanjut usia atau lansia yang cukup besar.

"Tapi belum semua menyerahkan persyaratan (untuk vaksinasi), yang jelas sebagian besar sudah menyatakan ikut vaksinasi," ujar Paul.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X telah menyatakan jika memenuhi syarat vaksinasi, dirinya akan mengikuti vaksin Covid-19 sebagai bagian kelompok lansia. Ia menyatakan vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi diri dan orang lain dari risiko terpapar Covid-19.

“Iya saya ikut divaksin kalau tahap kedua ini peruntukkannya untuk lansia. Hanya saya belum tahu persis, masih menunggu petunjuk teknisnya dari Kementerian Kesehatan,” ujar Sultan HB X.

Sultan menjelaskan vaksinasi untuk lansia memang menjadi prioritas karena umumnya memiliki penyakit bawaan. Untuk itu, risiko terpapar Covid-19 bergejala berat bagi lansia jauh lebih tinggi karena dipengaruhi juga oleh faktor menurunnya imunitas.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Karena itu pula proses vaksinasi untuk lansia memiliki persyaratan administratif kesehatan yang lebih kompleks. "Kalau kira-kira persyaratan bagi lansia tidak terpenuhi ya belum tentu bisa divaksin, karena dengan kondisi seperti itu (tidak memenuhi syarat) mungkin justru akan membahayakan dirinya,” kata Sultan.

Sultan juga meminta masyarakat di usia muda atau produktif untuk tidak menolak divaksin. Vaksinasi menjadi salah satu benteng pertahanan untuk meminimalisir resiko paparan virus Covid-19.

“Harapan saya untuk yang muda-muda janganlah untuk menolak vaksin untuk imunitas antibodi," kata Sultan.

Tak hanya di Kota Yogya yang getol menghimpun pendataan vaksinasi tahap kedua. Sekitar 150 ribu orang di Kabupaten Sleman juga ditarget mengikuti tahapan kedua vaksinasi Covid-19.

Targetnya adalah pelaku wisata, pedagang pasar hingga pelaku ojek online. Vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi sektor wisata ini dilakukan dulu terhadap petugas wisata dari hotel dan restoran. "Tingkat keberhasilan vaksinasi salah satunya tergantung dari pendataannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo.

Baca juga: Wisata Yogyakarta Terdampak Parah Pandemi, Sultan: Tetap Semangat Tanpa Sambat

Iklan

Berita Selanjutnya




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kasus Suntik Vaksin Kosong Covid-19, Dokter Gita Divonis 3 Bulan Penjara

10 hari lalu

Ilustrasi Vaksin Covid-19. Johannes P Christo
Kasus Suntik Vaksin Kosong Covid-19, Dokter Gita Divonis 3 Bulan Penjara

PN Medan menjatuhkan vonis kepada dokter Tengku Gita Aisyaritha dengan hukuman 3 bulan penjara dalam perkara suntik vaksin kosong


Cegah Sampah Menggunung, Wisatawan Yogya Diminta Tangani Sampahnya Secara Mandiri

12 hari lalu

Tumpukan sampah tampak di kawasan cagar budaya Kotabaru Yogyakarta Senin, 24 Juli 2023. Foto: TEMPO | Pribadi Wicaksono
Cegah Sampah Menggunung, Wisatawan Yogya Diminta Tangani Sampahnya Secara Mandiri

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan saat ini Pemda DIY sedang mengupayakan perluasan daya tampung sampah di TPA Regional Piyungan.


Nama-nama Lain Pangeran Diponegoro, Ini Profil Pahlawan Perang Jawa

20 hari lalu

Pangeran Diponegoro. ikpni.or.id
Nama-nama Lain Pangeran Diponegoro, Ini Profil Pahlawan Perang Jawa

Profil Pangeran Diponegoro telah banyak diulas. Tahukah siapa nama kanak-kanak dan remajanya?


Melancong ke Gua Selarong, Markas Pangeran Diponegoro dan Prajuritnya Saat Perang Jawa

20 hari lalu

Goa Selarong. Foto: budaya.jogjaprov.go.id.
Melancong ke Gua Selarong, Markas Pangeran Diponegoro dan Prajuritnya Saat Perang Jawa

Berkunjunglah ke Gua Selarong, tempat persembunyian sekaligus markas Pangeran Diponegoro saat perang Jawa melawan Belanda. Ini istimewanya.


Prabowo Usul Pindahkan Makam Pangeran Diponegoro, Sultan HB X Tak Sepakat, Ini Alasan Keduanya

22 hari lalu

Makam Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro bersama makam isterinya, Makassar, Rabu (28/04). Tempo/Kink Kusuma Rein
Prabowo Usul Pindahkan Makam Pangeran Diponegoro, Sultan HB X Tak Sepakat, Ini Alasan Keduanya

Prabowo usulkan pemindahan makam Pangeran Diponegoro dari Makassar ke Yogyakarta. Sultan HB X tak sepakat. Ini alasan mereka.


Kenapa Makam Pangeran Diponegoro Ada di Makassar?

22 hari lalu

Pangeran Diponegoro. ikpni.or.id
Kenapa Makam Pangeran Diponegoro Ada di Makassar?

Pangeran Diponegoro pemimpin Perang Jawa kelahiran Yogyakarta dimakamkan di Makassar. Kenapa bukan di Yogyakarta?


Prabowo dan Sultan HB X Beda Pendapat soal Pemindahan Makam Pangeran Diponegoro

22 hari lalu

Makam Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro bersama makam isterinya, Makassar, Rabu (28/04). Tempo/Kink Kusuma Rein
Prabowo dan Sultan HB X Beda Pendapat soal Pemindahan Makam Pangeran Diponegoro

Prabowo mengusulkan makam Pangeran Diponegoro di Makassar dipindah ke Yogyakarta. Usulan Prabowo itu ditolak Sultan HB X. Apa alasan keduanya?


Prabowo Ingin Makam Pangeran Diponegoro Dipindah, Sultan HB X: Tidak Usah

23 hari lalu

Makam Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro bersama makam isterinya, Makassar, Rabu (28/04). Tempo/Kink Kusuma Rein
Prabowo Ingin Makam Pangeran Diponegoro Dipindah, Sultan HB X: Tidak Usah

Prabowo sebelumnya mengatakan pemindahan makam Pangeran Diponegoro ke Yogyakarta perlu dipertimbangkan.


Kantor Dinas DIY Digeledah soal Mafia Tanah Desa, Sultan HB X: Yang Terlibat Harus Ditindak

24 hari lalu

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau Gedung Auditorium Taman Budaya Gunungkidul yang rusak akibat gempa, Sabtu (1/7/2023). (ANTARA/HO/Pemkab Gunungkidul)
Kantor Dinas DIY Digeledah soal Mafia Tanah Desa, Sultan HB X: Yang Terlibat Harus Ditindak

Sultan HB X menyatakan pihaknya tak akan melindungi siapapun yang melanggar hukum.


Alasan Sultan HB X Ingin Aktifkan Lagi Sister Province Yogya-Chiang Mai

25 hari lalu

Posisi kedua negara terbaik di dunia versi CN Traveler ditempati Thailand. Salah satu favorit para backpacker ini dianggap memiliki perpaduan kota yang ramai, dengan budaya, kuliner, dan situs sejarah. Beberapa destinasi yang wajib dikunjungi di Negeri Gajah Putih ini yaitu The Grand Place, Wat Arun, Pantai Railay, Koh Phi Phi, dan Chiang Mai. shutterstock.com
Alasan Sultan HB X Ingin Aktifkan Lagi Sister Province Yogya-Chiang Mai

Sultan HB X menambahkan, saat ini Yogyakarta telah merintis sister province bersama Rusia dan Jepang setelah sebelumnya dengan Australia.