Jelajah Gua Istana Ular di Manggarai Barat, Cocok Bagi Penggemar Wisata Ekstrem

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gua Istana Ular di Manggarai Barat. Dok.BOPLBF

    Gua Istana Ular di Manggarai Barat. Dok.BOPLBF

    TEMPO.CO, Jakarta - Bukan tanpa alasan gua alami yang berada di desa Galang, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur itu dinamai gua Istana Ular. Gua itu memang menjadi rumah bagi ratusan ular dan ragam hewan reptil lainnya.

    Beragam ular diyakini menghuni gua berukuran sekitar 509 meter persegi tersebut sejak lama. Konon, ada ular putih ukuran besar yang disebut-sebut sebagai raja para ular di sana.

    Bagi para penggemar wisata ekstrem, gua itu cocok untuk masuk daftar destinasi kunjungan. Menyaksikan langsung ular-ular di habitatnya serta masuk ke gua alam bisa jadi pengalaman menantang dan tak terlupakan.

    Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina mengatakan pihaknya sudah meninjau potensi wisata gua tersebut. Menurut dia, potensi wisatanya cukup menjanjikan tapi membutuhkan sejumlah fasilitas pendukung.

    "Tentunya obyek wisata istana ular yang cukup menjanjikan ini perlu didukung dengan unsur amenitas dan aksesibilitas, misalnya disiapkan tempat istirahat (rest area) dan tempat makan," kata Shana.

    Selain itu, produk lokal setempat bisa dikembangkan seperti tenun, prosesi adat dan kuliner lokal. Jalur treking hingga sampai ke dalam gua, baik secara infrastruktur maupun secara keamanan dan keselamatan perlu disiapkan.

    Kepala Desa Galang Arie Samsung mengatakan pihaknya berharap pemerintah mengembangkan wisata gua istana ular itu sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat yang tinggal tak jauh dari gua itu. "Keberadaan obyek wisata istana ular di desa diharapkan dapat menghubungkan simpul-simpul roda perekonomian masyarakat, sehingga pariwisata tidak hanya dinikmati oleh wisatawan, melainkan terasa langsung manfaatnya dalam kehidupan masyarakat," kata dia.

    Selama ini, wisatawan yang ingin melihat gua itu memang bisa menggunakan jasa dari pemandu atau pawang ular yang berasal dari penduduk desa. Mereka akan memandu wisatawan dan melakukan ritual sebelum masuk gua.

    Kalau wisatawan berminat ke gua istana ular, pastikan semua persiapan, termasuk fisik, mental dan peralatan siap.

    Baca juga: Suku Baduy Gelar Ritual Kawalu, Desa Ditutup 3 Bulan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.