Coba Wisata Virtual ke 5 Museum di Jakarta

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berjalan di dekat deretan arca di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu, 2 Januari 2021.  Sejumlah tempat wisata di DKI Jakarta termasuk museum, kembali dibuka setelah tutup pada hari libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Pengunjung berjalan di dekat deretan arca di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu, 2 Januari 2021. Sejumlah tempat wisata di DKI Jakarta termasuk museum, kembali dibuka setelah tutup pada hari libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengelola sejumlah museum di Jakarta membuka tur virtual. Wisata daring bisa menjadi pengobat rindu buat kamu yang merasa bosan di rumah. Cukup mendaftar lewat situs atau akun resmi museum, menentukan jadwal tur virtual, memastikan koneksi internet stabil di hari berwisata, dan nikmati semua lewat layar kaca.

    Pemandu wisata virtual akan menyampaikan berbagai informasi menarik tentang museum tersebut. Kamu juga bisa bertanya untuk menambah pengetahuan tentang kisah atau sejarah yang tersedia di museum. Mau coba wisata virtual ke museum di Jakarta, berikut lima museum yang menyediakan layanan tur virtual.

    1. Museum Nasional
      Museum Nasional menutup layanan kunjungan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM. Meski begitu, pengelola Museum Nasional melayani wisata virtual bagi siswa sekolah dan masyarakat umum secara cuma-cuma.

      Caranya, daftar lewat tautan bit.ly/museumdaring. Wisata virtual ini mampu mengajak 500 peserta sekaligus. Edukator Museum Nasional akan mengajak peserta tur virtual berkeliling lewat aplikasi dengan cara interaktif. Pengunjung perorangan juga bisa mengakses tautan https://www.museumnasional.or.id/virtual-tour.

    2. Museum Perumusan Naskah Proklamasi
      Kunjungan wisatawan ke Museum Perumusan Naskah Proklamasi masih tutup sampai 22 Februari 2021. Pengelola museum tersebut membuka layanan tur virtual yang berlangsung sepanjang Senin sampai Jumat. Yang berminat mengikuti wisata virtual di Museum Perumusan Naskah Proklamasi harus mendaftar di https://s.id/VTMPNP.

      ADVERTISEMENT

      Tak ada biaya yang perlu dikeluarkan dan jumlah peserta paling sedikit lima orang. Tim Bimbingan Edukasi Museum Perumusan Naskah Proklamasi akan menjelaskan sejarah perumusan naskah proklamasi, mengajak wisatawan berkeliling museum, dan menonton film dokumenter.

    3. Museum Sumpah Pemuda
      Sama seperti Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Museum Sumpah Pemuda belum menerima kunjungan sampai Senin, 22 Februari 2021. Wisatawan yang tertarik untuk mengikuti tur virtual bisa mengakses tautan bit.ly/vr_muspada.

    4. Museum Basoeki Abdullah
      Museum Basoeki Abdullah sudah menerima kunjungan pada 11 Februari 2021. Meski begitu, jumlah pengunjung dibatasi separuh dari kapasitas, wisatawan harus memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Dalam satu ruangan hanya boleh ada lima orang dan pengunjung maksimal berada di museum selama satu jam.

      Rencananya pengelola Museum Basuki Abdullah akan membuka pameran virtual pada Selasa, 16 Februari 2021. Tema pameran bertajuk 'Prestasi Karya Anak Muda' akan memamerkan karya terpilih dari lomba melukis sejak 2018 - 2020 bersama 40 peserta dengan 45 karya.

    5. Museum Kebangkitan Nasional
      Museum ini akan membuka kunjungan pada Selasa, 16 Februari 2021 dengan kuota 50 persen dari kapasitas. Wisatawan bisa datang mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

      Pengelola museum juga mengadakan wisata virtual gratis untuk rombongan atau individu dengan mendaftar di tautan bit.ly/DaftarVTMuskitnas. Lewat aplikasi Zoom, edukator Museum Kebangkitan Nasional akan memandu wisatawan daring berkeliling dan menjelaskan segala informasi di dalam museum.

      Wisata virtual rencananya berlangsung setiap Selasa dan Jumat pada tangga, 16, 19, 23, dan 26 Februari 2021. Wisata virtual berjalan jika pesertanya lebih dari sepuluh orang.

    Baca juga:
    Kopi Kenangan Bakal Bikin Museum Kopi Kenangan Heritage


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?