Getuk Goreng Kudus akan Dikenalkan di Festival Kuliner Slovenia

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Getuk goreng asal Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dengan varian rasa baru, yakni getuk goreng saus alpukat yang akan diperkenalkan di ajang festival kuliner di Slovenia. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

    Getuk goreng asal Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dengan varian rasa baru, yakni getuk goreng saus alpukat yang akan diperkenalkan di ajang festival kuliner di Slovenia. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

    TEMPO.CO, JakartaGetuk goreng Kudus bakal mendunia. Makanan khas Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah akan diikutkan dalam ajang festival kuliner di Slovenia yang dijadwalkan digelar pertengahan 2021.

    "Awalnya, festival kuliner yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri di Slovenia tersebut dijadwalkan digelar bulan Maret 2020. Akan tetapi, karena bertepatan dengan pandemi Covid-19 diundur antara Juni-Juli 2021," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Mutrikah di Kudus, Ahad, 31 Januari 2021.

    Saat ini, kata Mutrikah, pihaknya sedang melakukan persiapan dengan mencari sponsor yang siap membantu program promosi itu. 

    Adapun alasan getuk goreng dipilih untuk mengikuti festival itu karena ada inovasi baru yang dikembangkan oleh salah satu pelaku usahanya dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia. Mulai dari bahan baku utamanya, yakni ketela pohon atau ubi hingga pemanfaatan toppingnya yang menggunakan bahan baku lokal, seperti alpukat.

    Saat ini, masih dalam masa pengembangan untuk dibuatkan aneka macam rasa dengan menggunakan bahan baku lokal sebagai bentuk pemberdayaan.

    Getuk goreng juga dipilih karena merupakan makanan khas desa Kajar, salah satu desa wisata di lereng Pegunungan Muria. "Sejak awal, kami membangun kawasan lereng Pegunungan Muria melalui potensi masing-masing desanya. Salah satunya makanan khas Desa Kajar berupa getuk goreng, kini sudah menjadi daya tarik wisata tersendiri. Bahkan sudah banyak pihak yang menanamkan investasinya untuk usaha tersebut," kata Mutrikah.

    Kamisan, salah satu pemilik pondok getuk goreng Pak San di Desa Kajar yang dipercaya untuk mengikuti festival kuliner di Slovenia mengaku berterima kasih karena mendapatkan kehormatan untuk tampil di luar negeri. Ia pun bersiap dengan menyiapkan aneka rasa getuk goreng dengan bahan baku lokal serta bahan bakunya yang akan dibawa ke Slovenia.

    Sebelumnya, getuk goreng yang dijual hanya rasa original, gula merah dan gula putih, urap kelapa muda serta rasa cokelat. Sedangkan varian rasa yang berhasil dikembangkan baru-baru ini, yakni getuk goreng saus alpukat dengan aneka topping serta getuk goreng krispi. "Kami masih mencoba varian rasa lainnya dengan harapan, ketika tiba waktunya ke Slovenia sudah tersedia aneka rasa getuk goreng khas Kajar," kata Kamisan.

    Baca jugaDaftar Kuliner Aneh di Dunia, Ada Embrio Bebek hingga Tarantula


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.