Serba-serbi Hari Raya Saraswati, Perayaan Turunnya Ilmu Pengetahuan

Reporter

Umat Hindu yang mengenakan alat pelindung diri memercikkan air suci saat perayaan Hari Saraswati di Badung, Bali, Sabtu (4/7/2020). Perayaan Hari Raya Saraswati yang diperingati umat Hindu sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan yang diselenggarakan di sebuah sekolah tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan hanya diikuti oleh perwakilan guru, pegawai dan siswa dengan jumlah 25 orang sebagai upaya pencegahan COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.

TEMPO.CO, Jakarta - Pada 30 Januari 2021, umat Hindu di Indonesia merayakan Hari Raya Saraswati. Hari raya yang digelar setiap 6 bulan sekali itu diisi dengan sembahyang dan pembacaan kitab suci Weda untuk mengenang Dewi Saraswati, Sang Dewi ilmu pengetahuan.

Rektor Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, I Gusti Ngurah Sudiana menjelaskan hari Raya Saraswati mempunyai banyak makna simbol yang bersifat universal. "Hari Raya Saraswati dirayakan pada wuku terakhir dari 30 Wuku dalam kalender Hindu. Yaitu, wuku Watugunung, tepatnya Saniscara atau Sabtu Umanis Watugunung," kata dia seperti dilansir dari laman resmi Kementerian Agama.

Dalam keyakinan Hindu, Saraswati diyakini sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan ke dunia. "Perayaannya dilakukan mulai dari pagi sampai tengah hari. Media pemujaannya adalah berupa lontar dan buku sebagai lambang tempat menyimpan ilmu pengetahuan," kata Sudiana.

Ia menjelaskan Dewi Saraswati stanannya berupa aksara. Oleh karena itu, pada hari tersebut tidak boleh menghapus aksara, melalaikan atau mengabaikan buku/lontar, apalagi melangkahi aksara, buku atau lontar karena tempat stanannya Dewi Saraswati. "Sebagai hari ilmu pengetahuan, dimaksudkan umat Hindu diberikan kesempatan untuk memuja sumber ilmu pengetahuan," ujarnya.

Sudiana berpandangan bahwa ilmu pengetahuan tidak pernah habis-habisnya. "Barang siapa menguasai ilmu dan didukung oleh keyakinan yang penuh kepada Tuhan, dia akan terhindar dari berbagai permasalahan hidup. Barangsiapa yang tidak memiliki ilmu pengetahuan, maka akan selalu menemukan kebuntuan dalam menyelesaikan masalah kehidupan," kata dia.

Karena itu, kata Sudiana, Dewi Saraswati memiliki simbol merak sebagai lambang kewibawaan dan angsa sebagai lambang kebijaksanaan. "Menyikapi hidup ini dalam keadaan apapun bila memiliki ilmu pengetahuan akan lebih mudah untuk mendapatkan jalan keluarnya, berbeda dengan mereka yang tidak berilmu pengetahuan," ujarnya.

Perayaan hari raya Saraswati umumnya dilaksanakan di rumah, sekolah-sekolah termasuk di Perguruan Tinggi. "Karena saat ini masih masa pandemi Covid-19, maka perayaannya lebih banyak dari rumah dan dengan peserta terbatas serta mengikuti protokol kesehatan," kata Sudiana.

Baca juga: Mengenal Sosok Dewi Ilmu Pengetahuan di Hari Raya Saraswati






Wamenkeu Tak Ingin Pandemi Berlanjut ke Krisis Keuangan

13 jam lalu

Wamenkeu Tak Ingin Pandemi Berlanjut ke Krisis Keuangan

Suahasil melanjutkan, dari pandemi Covid-19, negara belajar bahwa kondisi sosial hingga ekonomi tidak terlepas dari faktor kesehatan.


Michelle Obama Cerita tentang Pasang Surut Pernikahannya dengan Barack Obama

2 hari lalu

Michelle Obama Cerita tentang Pasang Surut Pernikahannya dengan Barack Obama

Untuk melewati pasang surut pernikahan, Michelle Obama dan Barack Obama harus mau mendengarkan satu sama lain, jujur , dan tanpa sikap defensif.


Populasi Global di Bumi Tembus 8 Miliar Jiwa, PBB: Pertumbuhan Melambat

5 hari lalu

Populasi Global di Bumi Tembus 8 Miliar Jiwa, PBB: Pertumbuhan Melambat

PBB menyebut populasi global saat ini tumbuh pada lajunya yang paling lambat sejak 1950. Simak juga soal bonus demografi dan dampak pandemi.


AMSI Awards 2022 Beri Penghargaan kepada Media Nasional dan Lokal untuk Berbagai Kategori

6 hari lalu

AMSI Awards 2022 Beri Penghargaan kepada Media Nasional dan Lokal untuk Berbagai Kategori

AMSI Awards 2022 menjadi wadah penghargaan kepada sejumlah media yang konsisten dengan memproduksi konten terbaik.


Strategi Indonesia Menuju Endemi Menurut Pakar

7 hari lalu

Strategi Indonesia Menuju Endemi Menurut Pakar

Pakar mengatakan sosialisasi pandemi COVID-19 masih ada termasuk salah satu strategi penting untuk mendorong Indonesia menuju endemi.


Baca Jakarta, Tantangan 30 Hari Membaca Buku Setiap Hari

13 hari lalu

Baca Jakarta, Tantangan 30 Hari Membaca Buku Setiap Hari

Baca Jakarta adalah kegiatan yang mengajak anak-anak untuk membaca buku setiap hari. Bisa diikuti anak 4-18 tahun.


Airlangga: Kerja Sama Sektor Publik dan Swasta Jadi Kunci Arsitektur Ekonomi Pasca Pandemi

14 hari lalu

Airlangga: Kerja Sama Sektor Publik dan Swasta Jadi Kunci Arsitektur Ekonomi Pasca Pandemi

Airlangga Hartarto mengungkapkan pada kuartal ketiga 2022, ekonomi Indonesia bahkan tumbuh 5,72 persen secara year-on-year.


Makna Apa yang Terkandung dalam Logo OSIS?

15 hari lalu

Makna Apa yang Terkandung dalam Logo OSIS?

Seragam SMP memiliki ciri khas di bagian saku, yakni logo Organisasi Siswa Intra Sekolah atau OSIS


G20 Sepakati Pandemic Fund di Tengah Tensi Geopolitik Perang Ukraina

17 hari lalu

G20 Sepakati Pandemic Fund di Tengah Tensi Geopolitik Perang Ukraina

Dana yang terhimpun untuk Pandemic Fund saat ini US$1,4 miliar. Indonesia termasuk negara anggota G20 yang berkomitmen menjadi donor.


Dampak Kondisi Global, Sri Mulyani Ungkap Penyelamat RI untuk Lalui 2023

17 hari lalu

Dampak Kondisi Global, Sri Mulyani Ungkap Penyelamat RI untuk Lalui 2023

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan tantangan ekonomi global saat ini akan berdampak bagi Indonesia pada 2023 mendatang.