Wisatawan Asal Bekasi Meninggal Setelah Snorkeling di Gili Trawangan Lombok

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang turis sedang menunggang kuda pacu di bibir pantai Sunset Point Beach Club, Gili Trawangan, NTB, Oktober 2017. Francisca Christy Rosana

    Seorang turis sedang menunggang kuda pacu di bibir pantai Sunset Point Beach Club, Gili Trawangan, NTB, Oktober 2017. Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang warga Bekasi, Jawa Barat, bernama Suprianto meninggal saat berwisata di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu 30 Januari 2021.

    Kepala Kepolisian Resor Lombok Utara, Ajun Komisaris Besar Feri Jaya Satriansyah membenarkan ada wisatawan domestik yang meninggal di Gili Trawangan, Desa Gili Indah. "Korban sudah dibawa ke Pemenang menggunakan kapal cepat kemudian diserahterimakan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Mataram," katanya.

    Kepala Kepolisian Sektor Pemenang, Ajun Komisaris Lalu Iskandar Zulkarnain mengatakan, pria 40 tahun itu meninggal setelah melakukan selam permukaan atau snorkeling di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu, 30 Januari 2021, sekitar pukul 11.00 WITA.

    Ilustrasi wisatawan melakukan selam dangkal atau snorkeling. ANTARA

    Baca juga:
    Jurus Pemerintah dan Pelaku Wisata Lombok Bangkit di Tengah Pandemi

    Iskandar menjelaskan, Suprianto datang ke Gili Trawangan bersama rombongan yang terdiri dari 13 orang. Mereka tiba sekitar pukul 10.00 WITA. Rombongan tersebut menginap di Hotel Gili Sand.

    "Setelah menaruh barang bawaan, korbn bersama teman-temannya melakukan snorkling," kata Iskandar. Setelah snorkling, Suprianto tidak sadarkan diri dan dilarikan ke Klinik Warna Gili Trawangan.

    Seusai memeriksa kondisi Suprianto, petugas kesehatan Klinik Warna Gili Trawangan menyatakan pria itu telah meninggal. "Korban diduga terkena serangan jantung," kata Iskandar. Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Mataram.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.