Saung Angklung Udjo Bandung Terpuruk: Pemain 30 Orang, Penonton 3 Orang

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengepak dan menandai ribuan angklung khusus buatan sekitar 25 sentra pengrajin yang telah diberi sentuhan akhir dan di tala ulang di Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat, 17 April 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas mengepak dan menandai ribuan angklung khusus buatan sekitar 25 sentra pengrajin yang telah diberi sentuhan akhir dan di tala ulang di Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat, 17 April 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengunjung Saung Angklung Udjo Bandung, Jawa Barat, turun drastis selama pandemi Covid-19. Direktur Utama Saung Angklung Udjo, Taufik Hidayat mengatakan jumlah pengunjung destinasi wisata seni dan budaya itu tak sampai 20 orang dalam seminggu.

    "Pernah satu hari pengunjung hanya tiga orang: ibu, bapak, dan seorang anak, sementara pemainnya 30 orang," kata Taufik di Bandung, Jumat 22 Januari 2021. Sebelum pandemi Covid-19, Saung Angklung Udjo yang terletak di Jalan Padasuka Atas, Kota Bandung, Jawa Barat, itu dikunjungi sekitar 2.000 wisatawan sehari.

    Baca juga: Kisah 2 Destinasi Wisata Serba Bambu di Bandung Jawa Barat

    Pengunjung mengamati foto yang dipamerkan pada Pameran dan Workshop Foto Potret Indonesia di Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat (13/1). Pameran akan berlangsung sampai 16/1. TEMPO/Prima Mulia

    Pengunjung Saung Angklung Udjo, menurut Taufik, sebagian besar adalah wisatawan mancanegara dan rombongan pelajar. Di masa pandemi Covid-19, jumlah wisatawan mancanegara drop karena pembatasan lalu lintas orang antarnegara.

    Para pelajar bersekolah daring. Wisatawan di luar dua kelompok itu, Taufik melanjutkan, juga enggan berkunjung karena harus melengkapi sejumlah syarat berkaitan dengan protokol kesehatan.

    Akibat sepi pengunjung, pengelola Saung Angklung Udjo sudah memutus hubungan kepada lebih dari 90 persen pekerjanya. Dari sekitar 600 pegawai sebelum pandemi Covid-19, kini tersisa 40 pekerja. Taufik berharap pemerintah memberikan jalan keluar supaya destinasi wisata Saung Angklung Udjo tidak bangkrut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.