Visit Kaltim Fest 2021 Tetap Digelar Meski Secara Virtual

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model memperagakan produk kerajinan rotan yang disiarkan langsung secara daring (live streaming) saat Gelar Produk Industri Kecil Menengah (IKM) di Central Borneo Souvenir, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu, 15 Juli 2020. Acara tersebut digelar sebagai upaya Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) setempat untuk mengajak pelaku IKM dan UMKM memanfaatkan layanan digital guna memperluas pasar konsumen serta membangkitkan semangat pengrajin disaat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Makna Zaezar

    Model memperagakan produk kerajinan rotan yang disiarkan langsung secara daring (live streaming) saat Gelar Produk Industri Kecil Menengah (IKM) di Central Borneo Souvenir, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu, 15 Juli 2020. Acara tersebut digelar sebagai upaya Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) setempat untuk mengajak pelaku IKM dan UMKM memanfaatkan layanan digital guna memperluas pasar konsumen serta membangkitkan semangat pengrajin disaat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Makna Zaezar

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Pariwisata Kalimantan Timur mulai menyelenggarakan Visit Kaltim Fest (VKF) 2021 seri pertama. Namun karena masih situasi pandemi, gelaran acara dibuat secara virtual.

    Pada seri pertama ini, diselenggarakan tiga agenda, yakni Borneo Fashion Bration (BFB), Festival Sangkulirang dan Tiga Danau.

    Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan untuk seri pertama, yakni Borneo Fashion Bration sudah mulai dengan menghadirkan nara sumber desainer kondang dan putri Indonesia. “Format virtual kita lakukan, karena saat ini masih berada dalam situasi pandemi, tetapi aktualisasi seni kita mengangkat subsektor ekonomi kreatif, maka virtual event menjadi pilihan saat ini,” kata dia, Ahad, 17 Januari 2021.

    Borneo Fashion Bration (BFB) mengusung tagline Wastra Indonesia, Dari IKN untuk Nusantara. “Yang pertama, kita ingin mengenalkan Kalimantan Timur punya potensi di subsektor busana, yang bisa menjadi sumber pendapatan terbaru,” kata Sri.

    Menurut dia, pada masa pandemi, sektor mode busana  tidak boleh berhenti. Meski tak bisa bertatap muka langsung, namun pelaku industri masih dapat bergerak secara ekonomi lewat daring.

    “Kegiatan ini merupakan salah satu media untuk mengenalkan pariwisata dan budaya Kaltim. Mungkin pertama, dia akan mengenal Wastra Kaltim tapi setelah itu, dia akan mencari sejarah dan berwisata di tempat-tempat daya tarik wisata. Juga datang ke workshop pembuatan Wastra Kaltim,” kata Sri.

    Ia berharap Borneo Fashion Bration dalam rangkaian Visit Kaltim Fest 2021 menjadi motivasi penggiat industri busana dan wisata di Kalimantan Timur. “Meskipun pandemi, kita harus memanfaatkan momentum untuk berkreasi, berinovasi dari ruang virtual, untuk menjadi mitra memperkenalkan apa yang kita lakukan,” kata Sri.

    Baca jugaKisah Teladan Mangrove Center Balikpapan, Pelajaran dari Angin Pelibas Rumah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.