Mitologi Pegunungan Cycloop Papua: Dewa Yunani - Dewa Sentani, Gunung Adumama

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Pegunungan Cycloop di Papua. Dok. Hari Suroto

TEMPO.CO, Jakarta - Pegunungan Cycloop menjadi pemandangan mempesona pertama yang dilihat oleh wisatawan setibanya di Bandara Sentani, Jayapura, Papua. Pegunungan Cycloop membentang sepanjang 36 kilometer, dari barat ke timur.

Pegunungan Cycloop merupakan pembatas antara Danau Sentani dan Samudera Pasifik. Pegunungan ini menjadi tempat hidup fauna endemik Papua, seperti burung cenderawasih, burung kasuari, kuskus, landak semut Irian, dan kanguru pohon. Pegunungan Cycloop juga menjadi sumber air Danau Sentani.

Peneliti Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto mengatakan nama Pegunungan Cycloop bermula ketika seorang pelaut Prancis, Louis-Antoine de Bougainville berlabuh di Teluk Humboldt pada 1768. Dia melihat pegunungan di pesisir utara Jayapura yang sepintas tampak seperti raksasa bermata satu yang sedang tidur.

"Maka Bougainville menamai pegunungan ini dengan sebutan Cycloop," kata Hari Suroto kepada Tempo, Senin 18 Januari 2021. Dalam mitologi Yunani, Cycloop adalah nama anak laki-laki dari Dewa Poseidon dan Dewi Thoosa.

Hari Suroto menjelaskan, sejatinya pegunungan Cycloop itu bernama asli Pegunungan Dafonsoro. Nama inilah yang disematkan oleh masyarakat Sentani, namun kurang populer ketimbang sebutan Pegunungan Cycloop yang dibuat oleh Bougainville. "Sejak zaman nenek moyang, masyarakat Sentani mengenal Pegunungan Cycloop sebagai Pegunungan Dafonsoro, dan mereka punya dewa sendiri," kata Hari Suroto yang juga dosen arkeologi Universitas Cenderawash.

"Begitulah yang terjadi pada masa lalu, setiap datang ke tempat baru, para petualang Eropa langsung memberi nama apa-apa saja yang mereka jumpai tanpa bertanya kepada penduduk setempat," kata Hari Suroto. "Atau waktu itu mungkin saja mereka memang tidak menjumpai penduduk di daratan. Sebab itu dengan sesuka hati memberi nama baru dan mencantumkannya dalam peta dunia, sehingga nama yang mereka buat lebih dikenal dan menjadi rujukan."

Masyarakat Sentani percaya pegunungan Dafonsoro adalah rumah Dewi Pemberi Kehidupan, yaitu Hokaimiyae atau ibu pertiwi. Pegunungan Dafonsoro juga dijaga oleh empat dewa yang menyebar ke empat penjuru mata angin, yaitu timur (Dewa Nu), barat (Dewa Wai), selatan (Dewa Ebun), dan utara (Dewa Dobon).

Dewa Nu di timur, Wai di barat, dan Ebun di selatan adalah dewa yang mendatangkan petaka, yaitu penderitaan, kesengsaraan, dan berbagai macam penyakit. Adapun Dewa Dobon di utara dianggap sebagai dewa yang mendatangkan kemakmuran. "Dafonsoro adalah pegunungan sakral yang menjadi rumah para dewa," kata Hari Suroto.

Pegunungan Dafonsoro memiliki beberapa puncak, yakni Gunung Dafonsoro setinggi 1.580 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Butefon (1.450 mdpl), Gunung Robhong (1.970 m dpl). Ada pula Gunung Haelufoi (1.960 m dpl), Gunung Rafeni (1.700 m dpl), dan Gunung Adumama (1.560 m dpl).

Dari semua gunung di Pegunungan Cycloops itu, yang namanya cukup menarik adalah Gunung Adumama. "Masyarakat memberi nama Gunung Adumama karena kondisinya terjal dan curam," kata Hari Suroto. Tak sedikit dari pendaki mengeluh 'aduh mama' saat naik gunung ini. Sebab itu gunung tersebut diberi nama Gunung Adumama.

Baca juga: 
Kenapa Babi Berharga di Papua: Bisa Buat Membajak Lahan Pertanian dan Irit






Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

1 hari lalu

Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw melayangkan somasi kepada tim kuasa hukum Lukas Enembe.


Soal Tudingan Cuci Uang di Kasino, Pengacara Lukas Enembe: PPATK Hoaks

2 hari lalu

Soal Tudingan Cuci Uang di Kasino, Pengacara Lukas Enembe: PPATK Hoaks

Kuasa hukum Lukas Enembe merasa PPATK tengah membunuh karakter Gubernur Papua itu dengan mengungkap soal setoran ke kasino.


Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

2 hari lalu

Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

Tokoh Agama Papua meminta Gubernur Lukas Enembe mendatangi KPK untuk memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.


Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

3 hari lalu

Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

Tokoh Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua itu meminta masyarakat tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun dalam kasus Lukas Enembe.


KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

4 hari lalu

KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

1.800 personel polisi disiagakan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat setelah KPK mengeluarkan panggilan kedua ke Lukas Enembe


Polisi Tangkap Tersangka Pemasok Senjata dan Amunisi KKB di Timika

4 hari lalu

Polisi Tangkap Tersangka Pemasok Senjata dan Amunisi KKB di Timika

Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2022 kembali mengungkap jaringan pemasok senjata dan amunisi KKB Intan Jaya di Mimika.


Satu Korban Mutilasi oleh Anggota TNI di Papua Ternyata Masih Anak di bawah Umur

5 hari lalu

Satu Korban Mutilasi oleh Anggota TNI di Papua Ternyata Masih Anak di bawah Umur

KontraS mengatakan, tuduhan aparat yang mengatakan empat korban mutilasi di Papua terlibat gerakan separatis tidak terbukti.


OPM Sebut Tembak Mati 2 Prajurit TNI di Intan Jaya, Kapendam Cendrawasih: Hoaks

6 hari lalu

OPM Sebut Tembak Mati 2 Prajurit TNI di Intan Jaya, Kapendam Cendrawasih: Hoaks

TNI membantah klaim OPM soal dua tentara yang tewas ditembak di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Kapendam Cendrawasih sebut kabar itu hoaks.


KPK Jadwalkan Pemeriksaan Lukas Enembe Senin, 26 September 2022

6 hari lalu

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Lukas Enembe Senin, 26 September 2022

KPK telah melayangkan surat panggilan kedua untuk Gubernur Papua Lukas Enembe. Pemeriksaan Lukas akan dilakukan pada pekan depan, 26 September 2022.


Begini Kronologi Pelanggaran HAM Berat Kasus Paniai Versi Dakwaan Kejagung

7 hari lalu

Begini Kronologi Pelanggaran HAM Berat Kasus Paniai Versi Dakwaan Kejagung

Empat orang tewas dalam kasus Paniai. Bermula dari cekcok antara anggota TNI dan warga.