Gaet Grab, Sandiaga Siapkan Platform Wisata Digital di Destinasi Super Prioritas

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemerintah menganggarkan Rp6,3 triliun demi menjadikan kawasan Labuan Bajo masuk ke dalam daftar lima Destinasi Super Prioritas (DSP). Semenjak berstatus DSP, pemerintah setempat pun mulai membangun hotel, marina, area komersial, dan pelabuhan feri di Labuan Bajo. TEMPO/Tony Hartawan

    Pemerintah menganggarkan Rp6,3 triliun demi menjadikan kawasan Labuan Bajo masuk ke dalam daftar lima Destinasi Super Prioritas (DSP). Semenjak berstatus DSP, pemerintah setempat pun mulai membangun hotel, marina, area komersial, dan pelabuhan feri di Labuan Bajo. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno membahas berbagai potensi kolaborasi dengan Grab Indonesia yang akan difokuskan di lima destinasi super prioritas.

    “Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa satu tahun ini akan cukup berat. Jadi, kita fokus pada penyiapan lima destinasi super prioritas,” kata Sandiaga, Ahad, 10 Januari 2021.

    Menurut Sandiaga, penyiapan yang ia maksudkan bukan hanya terkait infrastrukturnya atau transportasinya saja. "Tapi juga pengalaman yang akan kita siapkan untuk para wisatawan," ujarnya.

    Melalui kerja sama dengan Grab Indonesia, pihaknya akan menyiapkan platform pariwisata digital agar wisatawan bisa memperoleh experience baru dalam berwisata.

    President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menjelaskan inovasi yang akan dilakukan oleh Grab, yakni pariwisata digital dengan layanan Grab Travel Pass yang dapat diimplementasikan di setiap destinasi super prioritas, yaitu Labuan Bajo, Mandalika, Likupang, Borobudur dan Danau Toba.

    “Jadi dengan aplikasi tersebut wisatawan tidak hanya bisa order untuk mobilitasnya saja, tapi juga makanan, dan bahkan bisa untuk booking hotel, pesen tiket atraksi wisata, serta ada juga telemedicine Kita sediakan layanan digital satu paket yang mencakup hal-hal tersebut,” ujar Ridzki.

    Grab juga telah menyiapkan 5,000 unit EV Tourism, yaitu kendaraan listrik yang disiapkan untuk mendukung aktivitas pariwisata yang ramah lingkungan. Ada EV roda empat, roda dua dan scooter. “Untuk EV roda empat telah disiapkan di Bandara Soekarno Hatta, sedangkan e-scooter sangat cocok untuk diimplementasikan pada kawasan wisata, seperti Taman Wisata Candi Borobudur,” kata Ridzki.

    Ia pun menjelaskan bahwa Grab Indonesia mendukung sepenuhnya protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Susntainability). Karena itu, perusahaan aplikasi pemesanan transportasi itu menghadirkan GrabCar Protect dan GrabBike Protect serta sertifikasi protokol CHSE untuk merchant GrabFoods. Hal ini dilakukan untuk mendorong kepercayaan, kenyamanan, dan keamanan wisatawan di destinasi super prioritas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ajakan dalam Cuitan Kristen Gray Versus Izin Tinggal WNA di Indonesia

    Sejak 18 Januari 2021, terpantau sejumlah warganet yang membicarakan Kristen Gray, Ia warga negara asing atau WNA asal Amerika Serikat.