Vietnam Batasi Penerbangan Internasional Menjelang Tahun Baru Imlek

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas kesehatan yang mengenakan pakaian pelindung berjalan melewati penduduk setempat, yang telah kembali setelah melakukan perjalanan ke Da Nang, menunggu di pusat pengujian penyakit virus corona (COVID-19) di Hanoi, Vietnam 10 Agustus 2020. [REUTERS / Kham / File Photo]

    Seorang petugas kesehatan yang mengenakan pakaian pelindung berjalan melewati penduduk setempat, yang telah kembali setelah melakukan perjalanan ke Da Nang, menunggu di pusat pengujian penyakit virus corona (COVID-19) di Hanoi, Vietnam 10 Agustus 2020. [REUTERS / Kham / File Photo]

    TEMPO.CO, JakartaVietnam mulai membatasi penerbangan internasional yang membawa pulang warga negaranya dari luar negeri hingga akhir masa Tahun Baru Imlek di pertengahan Februari mendatang.

    Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc menyebut bahwa kebijakan itu dibuat untuk mengurangi risiko Covid-19. Tahun Baru Imlek merupakan momentum penting di Vietnam karena masyarakat biasanya berkumpul dengan banyak orang dalam ruangan.

    "Juga seiring dengan virus Covid-19 varian baru yang tengah menyebar di seluruh dunia, hanya penerbangan penting yang telah mendapat izin dari kementerian kesehatan, luar negeri, pertahanan, keamanan publik, dan transportasi yang boleh masuk Vietnam," kata Phuc.

    Usai periode Imlek, Kementerian Transportasi akan mengkaji kemungkinan pembukaan kembali penerbangan internasional.

    Vietnam telah menangguhkan semua penerbangan internasional komersial yang masuk ke negaranya sejak akhir Maret 2020. Namun pemerintah menjalankan penerbangan repatriasi untuk membawa pulang warga negara Vietnam yang terjebak di negara lain selama pandemi.

    Beberapa penerbangan khusus yang membawa para pakar dan investor asing juga diizinkan masuk. Namun semua penumpang wajib menjalankan karantina 14 hari.

    Pada Selasa, 5 Januari lalu, Vietnam menutup pintunya bagi pesawat yang berasal dari negara-negara dengan kasus varian baru Covid-19 seperti Inggris dan Afrika Selatan. Berkat aturan ketat dalam hal karantina dan penelusuran kontak, Vietnam berhasil menangani wabah Covid-19 di negaranya.

    Vietnam mencatatkan kasus Covid-19 drngan jumlah relatif sedikit dibandingkan negara-negara lain, yaitu sebesar 1.513 kasus dan 35 kematian. Saat ini, terhitung 38 hari nihil kasus penularan lokal Covid-19 di Vietnam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terselip Dissenting Opinion dalam Keputusan MK Menolak Uji Formil UU KPK

    Mahkamah Konsituti menolak permohonan uji formil UU KP. Seorang hakim memberikan dissenting opinion dalam keputusan itu.