Dinas Pariwisata Raja Ampat Papua Bikin Survei Kepuasan Wisatawan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang bocah menaiki sampan saat bermain di pantai Sawandarek di Distrik Meos Mansar, Raja Ampat, Papua Barat, 22 November 2019. TEMPO/Fardi Bestari

    Seorang bocah menaiki sampan saat bermain di pantai Sawandarek di Distrik Meos Mansar, Raja Ampat, Papua Barat, 22 November 2019. TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, mempersilakan wisatawan dan penyedia jasa wisata untuk menyampaikan kesan dan pesannya melalui survei.

    Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Papaua, Yusdi Lamatenggo mengatakan, survei itu untuk mengetahui tingkat kepuasan wisatawan dan pemangku kepentingan di bidang pariwisata. "Melalui survei ini, pemerintah daerah mendapatkan masukan dan data sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan," kata Yusdi di Waisai, Sabtu 9 Januari 2021.

    Dia menjelaskan, selama ini wisatawan dapat mengisi survei kepuasan tersebut secara manual di pos pelayanan Unit Pelaksana Teknis Daerah atau UPTD Pariwisata. "Sekarang bisa mengisi survei lewat daring sekaligus mencegah Covid-19," ucap Yusdi.

    Suasana kawasan wisata Piaynemo, di Desa Pam, Kecamatan Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, 22 November 2019. TEMPO/Fardi Bestari

    Di masa pandemi Covid-19, jumlah kunjungan ke destinasi wisata Raja Ampat kian bertambah. Wisatawan mulai berdatangan sejak September 2020, terutama pada akhir Desember 2020 hingga awal tahun 2021.

    Banyaknya wisatawan yang datang ini, menurut Yusdi, harus diiringi dengan perbaikan pelayanan. "Karena itu kami membutuhkan masukan dari seluruh operator wisata, baik kapal wisata, travel, dan penginapan di Raja Ampat," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.