Ada 1,1 Juta Orang di Tempat Wisata Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang kereta api Dharmawangsa dari Surabaya tiba di Stasiun Pasar Senen pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru, di Jakarta, Ahad, 3 Januari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Penumpang kereta api Dharmawangsa dari Surabaya tiba di Stasiun Pasar Senen pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru, di Jakarta, Ahad, 3 Januari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaSatuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat semasa libur Natal dan Tahun Baru pada 24 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021, ada sekitar 1,1 juta orang yang terpantau berada di tempat wisata.

    Kepala Bidang Data dan Teknologi sekaligus anggota Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan bahwa jumlah wisatawan yang berada di tempat wisata selama kurun itu lebih banyak 399.185 orang atau 68,58 persen dibandingkan pada periode 11 hari sebelumnya.

    Jumlah warga yang berada di tempat wisata dalam periode 11 hari sebelum masa libur Natal dan Tahun Baru sebanyak 700.815 orang. Apabila dibandingkan dengan kondisi dua kali akhir pekan sebelumnya, jumlah orang yang berada di tempat wisata pada 24 sampai 27 Desember 2020 dan 31 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021 tercatat meningkat sampai 94 persen.

    "Jadi memang pada saat weekend (akhir pekan) di libur Natal dan Tahun Baru ini hampir dua kali lipat jumlahnya dibandingkan dengan pekan sebelumnya pada saat dua minggu juga," kata Dewi, Rabu, 6 Januari 2021.

    Selain itu, kata Dewi, Satgas mencatat jumlah orang yang berada di tempat wisata pada libur Tahun Baru lebih banyak daripada libur Natal. "Jika kita bandingkan libur Natal dengan Tahun Barunya, jumlahnya memang signifikan sekali justru di libur Tahun Baru. Kenaikannya benar-benar sampai 161 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.