Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

HygienePass Bisa Kurangi Kekhawatiran Tamu Saat Tinggal di Hotel?

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

image-gnews
Contoh kamar dengan twin bed di RedDoorz Plus near Gandaria City Mall 2 pada 23 Desember 2020. Tempo/Mitra Tarigan
Contoh kamar dengan twin bed di RedDoorz Plus near Gandaria City Mall 2 pada 23 Desember 2020. Tempo/Mitra Tarigan
Iklan

TEMPO.CO, JakartaCOVID-19 membuat banyak orang takut untuk melakukan berbagai hal, termasuk menginap di hotel. Salah satu yang membuat khawatir adalah bisa saja ada kuman atau lebih buruk lagi virus corona yang menempel dari tamu sebelumnya. Untuk menghindari hal itu, salah satu yang dilakukan para pemilik hotel adalah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Mengutamakan protokol kesehatan ketat serta mengutamakan kebersihan dilakukan platform pemesanan dan manajemen hotel daring, RedDoorz melalui program HygienePass. HygienePass adalah program sertifikasi untuk akomodasi dan perhotelan, terutama mitra properti RedDoorz, yang telah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Program yang dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 ini bekerja sama dengan Hermawan Saputra dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).

Tempo sempat mencoba salah satu hotel RedDoorz, yaitu RedDoorz Plus near Gandaria City Mall 2, yang sudah menerapkan program Hygiene Pass pada 23 Desember 2020. Lokasinya dekat dengan Mall Gandaria City. Anda bisa berjalan kaki, atau menggunakan kendaraan roda dua bila ingin ke mall besar itu dari hotel. Namun ketika hendak ke hotel itu dari arah Tanah Kusir, ada baiknya Anda mengurangi kecepatan karena pintu hotel itu kecil dan nyaris tidak terlihat. Walau pintu masuk kecil, jangan khawatir di bagian halaman hotel tersedia tempat parkir yang cukup besar untuk kendaraan roda dua dan roda empat Anda.

Seperti kebanyakan tempat umum di masa pandemi, hotel ini juga menyediakan tempat cuci tangan tepat sebelum masuk pintu lobby. Memang tidak ada orang yang mengingatkan untuk mencuci tangan, namun beberapa tamu ada yang sengaja mencuci tangan dulu ketika hendak memasuki hotel itu.

Sertifikat Hygiene Pass Hotel RedDoorz Plus near Gandaria City Mall 2 pada 24 Desember 2020.Tempo/Mitra Tarigan

Saat Tempo memasuki bagian lobby hotel, tidak ada pemeriksaan suhu tubuh yang dilakukan kepada para tamu. Padahal pemeriksaan suhu tubuh tamu yang masuk ke hotel menjadi salah satu syarat HygienePass, selain juga pemeriksaan suhu tubuh pada karyawan dan staf hotel.

Di lobby hotel sudah terlihat satu poster besar yang mengingatkan masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan utama di masa pandemi. Ada imbauan menggunakan masker, cuci tangan, menghindari kerumuman dan menjaga jarak satu dengan yang lainnya. Ada pula anjuran untuk tidak berjabat tangan, tidak menyentuh wajah serta melaporkan diri ke puskesmas terdekat bila ada gejala yang dirasakan.

Seorang petugas resepsionis yang mengenakan masker melayani kami sore itu. Ia tidak pernah terlihat melepas maskernya, maklum di dinding pun tertera pemeritahuan bahwa daerah itu adalah kawasan wajib mengenakan masker. Di dekat resepsionis pun terdapat hand sanitizer untuk membersihkan tangan para tamu atau para karyawan yang lalu lalang.

Tempo mendapat kamar dengan twin bed di kamar 113. Wangi parfum jeruk langsung tercium ketika Tempo memasuki kamar di lantai 1 itu. Selain harum, tidak ada juga debu yang menempel di bagian rangka kepala tempat tidur atau di meja kerja mungil di pojok ruangan. Padahal rangka kepala tempat tidur menjadi salah satu tempat yang sering luput untuk dibersihkan.

Walau kayu lantai hotel terlihat sudah lama, namun kaki pun terasa keset ketika memasuki kamar itu. Hotel ini menyediakan handuk, sikat gigi, odol dan juga sabun. Handuk hotel ini pun tercium harum dan bersih.

Satu yang menggelitik dari segi kebersihan di kamar hotel ini. Tempo masih melihat beberapa sarang laba-laba di langit-langit kamar mandi dan sudut atas meja kerja. Petugas resepsionis Aldo Priyo Wibowo mengatakan kamar saya ini sempat kosong selama 12 hari sebelum akhirnya ditempati saya.

Selain itu, hanya ada satu tempat sampah yang disediakan di kamar itu. Keranjang sampah itu diletakkan pihak hotel persis di bawah televisi. Padahal biasanya hotel menyediakan minimal 2 tempat sampah, satu keranjang tempat sampah di dekat meja kerja untuk sampah kering satu lagi keranjang sampah di kamar mandi untuk sampah basah. "Di setiap kamar kami memang hanya menyediakan satu tempat sampah," kata Aldo saat melayani kami pada 24 Desember 2020.

Menurut resepsionis itu, kebersihan kamar serta sprei dan handuk memang salah satu yang diutamakan hotel itu, apalagi ketika mereka sudah mendapatkan sertifikasi Hygiene Pass. "Pembersihan kamar, linen dan towel semua sudah mengalami proses disinfektan," kata Aldo. Bahkan ketika sertifikasi HygienePass mereka sudah kedaluarsa, Aldo mengatakan proses pembersihan dengan disinfektan terus dijalankan.

Lounge di lantai 1 RedDoorz Plus near Gandaria City Mall 2 pada 23 Desember 2020. Tempo/Mitra Tarigan

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berkaitan dengan sertifikasi yang sudah kedaluwarsa, Country Marketing Director RedDoorz Indonesia, Sandy Maulana mengatakan Sertifikasi HygienePass RedDoorz Plus near Gandaria City Mall 2 sudah diperpanjang. Perpanjangan sertifikasi itu dilakukan secara digital. "Untuk sertifikasi yang dipajang di hotel kemarin masih yang lama dan tujuannya untuk membuktikan bahwa hotel tersebut sudah memiliki HygienePass," kata Sandy pada 7 Januari 2021.

Salah satu bukti masih adanya Sertifikasi HygienePass RedDoorz Gandaria bisa dilihat di aplikasi RedDoorz. "Kalau dicek di aplikasi dia masih ada lambang HygienePass, berarti sertifikatnya masih aktif atau belum expired," kata Sandy.

Cara mendapatkan sertifikasi HygienePass adalah dengan mengisi formulir registrasi dan formulir pra penilaian. Lalu RedDoorz akan mengundang properti untuk menjadi bagian dari HygienePass. Kemudian RedDoorz mengarahkan mitra properti untuk mengisi checklist persyaratan yang perlu dipenuhi. Lalu pihak properti mengimplementasikan standar prosedur yang ditetapkan, hingga RedDoorz melakukan proses audit untuk memastikan penerapan HygienePass. Properti yang telah berhasil melalui proses audit akan mendapatkan sertifikasi HygienePass dengan masa berlaku selama tiga bulan. Hingga Desember 2020 dari 1,7 ribu properti yang bekerja sama dengan RedDoorz, sudah ada 700 lebih properti di 70 kota yang mendapat sertifikasi HygienePass.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terpopuler: Indonesia Bisa Belajar dari Thailand yang Juga Digempur Barang Impor, BPS Catat Dominasi Produk Impor Cina di RI

12 jam lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau produk keramik dan tableware ilegal saat Ekspose Barang Hasil Pengawasan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Kemendag akan memusnahkan sebanyak 4.565.598 biji produk keramik dan tablerware senilai Rp79.897.965.000 asal Cina karena tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) SNI. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Terpopuler: Indonesia Bisa Belajar dari Thailand yang Juga Digempur Barang Impor, BPS Catat Dominasi Produk Impor Cina di RI

Pemerintah sedang kelimpungan menghadapi banjir produk impor, terutama dari Cina, yang ditengarai dijual dengan harga dumping.


Sri Mulyani Bungkam saat Ditanya Kenaikan Harga Obat di Indonesia

2 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani. TEMPO/Nandito Putra
Sri Mulyani Bungkam saat Ditanya Kenaikan Harga Obat di Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak bersedia menjelaskan harga obat di Indonesia terus meningkat.


Istilah yang Populer Saat Pandemi Covid-19, mulai Anosmia, Long Covid, hingga Komorbid

3 hari lalu

Tenaga medis memeriksa tekanan oksigen kepada pasien Covid-19 di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D Kramat Jati, Jakarta, 8 Juli 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Istilah yang Populer Saat Pandemi Covid-19, mulai Anosmia, Long Covid, hingga Komorbid

Apa itu Anosmia, Long Covid, dan Komorbid yang sangat akrab di telinga pada masa pandemi Covid-19?


Waspada Radang Tenggorokan Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

5 hari lalu

Banyak cara dilakukan orang untuk meringankan radang tenggorokan, seperti berkumur dengan larutan air garam, atau mengonsumsi permen pelega tenggorokan. Namun, langkah itu hanya melegakkan tenggorokan.
Waspada Radang Tenggorokan Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Penting untuk selalu waspada dan jeli terhadap gejala-gejala yang menyertai radang tenggorokan. Bisa jadi gejala penyakit serius.


Jokowi Buka Rakernas APKASI 2024, Singgung RI Mampu Hadapi Tantangan Berat 5 Tahun Terakhir

6 hari lalu

Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka turut mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional XVI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juli 2024. Foto Sekretariat Presiden
Jokowi Buka Rakernas APKASI 2024, Singgung RI Mampu Hadapi Tantangan Berat 5 Tahun Terakhir

Jokowi membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah kabupaten Seluruh Indonesia 2024. Singgung soal tantangan 5 tahun terakhir.


6 Tips Mencari Hotel Terbaik dan Terjangkau

6 hari lalu

Ilustrasi Hotel (pixabay.com)
6 Tips Mencari Hotel Terbaik dan Terjangkau

Kalau sedang merencanakan perjalanan berikutnya, berikut ini panduan cara mencari hotel yang bagus dengan harga terjangkau


Berencana Beli KRL Cina, PT KAI Ajukan PMN Rp 1,8 Triliun

7 hari lalu

Suasana di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2024. Pemerintah berencana akan menaikan tarif kereta Commuteline Jabodetabek pada tahun ini. Rencana penyesuaian tarif KRL Commuterline ini sudah dibahas dengan Kementerian Perhubungan, termasuk potensi tarif menjadi naik. Tarif dasar diusulkan naik sebesar Rp2.000, atau jadi Rp5.000 untuk 25 kilometer pertama. Sementara tarif lanjutan 10 kilometer berikutnya tidak naik, atau tetap Rp1.000. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Berencana Beli KRL Cina, PT KAI Ajukan PMN Rp 1,8 Triliun

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar RP 1,8 triliun untuk tahun depan. Berencana beli KRL dari Cina.


CekFakta #267 AS Terbukti Menggunakan Hoaks Propaganda Anti-vaksin Selama Pandemi Covid-19

10 hari lalu

Ilustrasi - Vaksin COVID-19 buatan CanSinoBIO . (ANTARA/Shutterstock)
CekFakta #267 AS Terbukti Menggunakan Hoaks Propaganda Anti-vaksin Selama Pandemi Covid-19

laporan investigasi Reuters menguak jahatnya operasi militer Amerika Serikat yang sengaja menebar hoaks agar orang-orang tak mau divaksin.


PPKM Darurat 3 Tahun Lalu: Masih Ingat Pembatasan Ketat dan Aturan Makan dan Minum di Restoran?

11 hari lalu

Suasana salah satu restoran di sebuah pusat perbelanjaan di Tajur, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa, 24 Agustus 2021. Pada PPKM Level 3 di Jabodetabek, pemerintah masih menerapkan pembatasan kapasitas dan waktu layanan makan di tempat. ANTARA/Arif Firmansyah
PPKM Darurat 3 Tahun Lalu: Masih Ingat Pembatasan Ketat dan Aturan Makan dan Minum di Restoran?

Pemerintah memutuskan untuk menerapkan PPKM Darurat di Wilayah Jawa dan Bali mulai 3 Juli 2021. Masih ingat pembatasan dan aturannya?


Kilas Balik PPKM Darurat Jawa-Bali 3 Tahun Lalu yang Mampu Ubah Pola Hidup Masyarakat

12 hari lalu

Petugas Satpol PP melakukan razia masker di depan Stasiun Klender, Jakarta, Selasa, 10 Mei 2022. Pemerintah memastikan akan terus memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) se-Indonesia hingga waktu yang belum ditentukan. Untuk PPKM Jawa-Bali diperpanjang hingga 23 Mei 2022. TEMPO/Muhammad Hidayat
Kilas Balik PPKM Darurat Jawa-Bali 3 Tahun Lalu yang Mampu Ubah Pola Hidup Masyarakat

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola hidup masyarakat secara signifikan. Penerapan PPKM di Jawa dan Bali pun diberlakukan mulai 3 Juli 2021.