Cara Pegiat Pariwisata Senggigi Lombok Isi Tahun Baru 2021 Saat Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kegiatan Plogging ditujukan untuk membersihkan kawasan Senggigi dari sampah. TEMPO/Supriyantho Khafid

    Kegiatan Plogging ditujukan untuk membersihkan kawasan Senggigi dari sampah. TEMPO/Supriyantho Khafid

    TEMPO.CO, Mataram - Para pegiat pariwisata di Lombok mengisi libur Tahun Baru 2021 dengan bersih-bersih tempat wisata. Pada Sabtu, 2 Januari 2020, sejumlah pemangku kepentingan di dunia pariwisata membersihkan kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat atau NTB.

    Para pegiat pariwisata yang membersihkan destinasi wisata Senggigi itu terdiri dari petugas Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Lombok Ocean Care, Gerakan Masyarakat Wirausaha Nusa Tenggara Barat, Sahabat Pariwisata Nusantara, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram. Ada pula relawan dari Filipina dan beberapa warga negara asing yang turut membersihkan jalanan di kawasan Senggigi.

    "Walaupun tidak ada perayaan tahun baru, agenda bersih-bersih ini menjadi kegiatan rutin," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Saepul Akhkam. Senggigi sebagai destinasi wisata populer di NTB, menurut dia, harus bisa menjadi contoh bagi kawasan wisata lainnya, terutama dalam hal kebersihan.

    Liburan Akhir Tahun Pantai Senggigi Lombok

    Ketua Sahabat Pariwisata Nusantara Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Puguh Mulawarman mengatakan ada hikmah yang bisa dipetik di tengah lesunya sektor pariwisata. "Kita bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut kedatangan tamu di masa mendatang," kata Puguh Mulawarman.

    Kegiatan bersih-bersih ini, dia menjelaskan, merupakan salah satu persiapan sebelum wisatawan kembali berdatangan ke Senggigi. "Kalau tidak bersiap-siap, ketika kemudian tamu datang dan kondisi ramai, kita jadi gagap," katanya. Jika

    Seluruh pemangku usaha pariwisata, Puguh Mulawarman melanjutkan, jangan mengabaikan kondisi lingkungan sekitar dan tetap menjaga fasilitas yang ada. Apabila suasana di destinasi wisata seperti tidak terawat, maka wisatawan pun tak ingin datang ke sana.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.