Luhut Pandjaitan Cari Orang Batak Jadi Direktur Utama Badan Otorita Danau Toba

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Menparekraf Wishnutama Kusubandio sedang bersantai di Kaldera Danau Toba, pada Selasa, 3 Maret 2020. Dok. Kemenparekraf

TEMPO.CO, Medan - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan mencari orang dari suku Batak untuk memimpin Badan Pelaksana Otorita Danau Toba atau BPODT. Pemilihan orang dari suku Batak ini, menurut Luhut, merupakan aspirasi dari masyarakat dan tokoh adat setempat.

"Saat ini Badan Pelaksana Otorita Danau Toba belum ada ketuanya. Kami sedang mencari dan saya berharap kalau ada orang Batak juga," kata Luhut pada Jumat, 18 Desember 2020. "Banyak aspirasi mengatakan, 'masak enggak bisa orang Batak?' Kita lihat mungkin ada anak muda Batak dari sekolah bagus yang bisa mengelola semua ini dengan baik."

Posisi direktur utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba atau BPODT saat ini kosong. Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengangkat direktur sebelumnya, Arie Prasetyo menjadi Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) pada 13 November 2020.

Luhut Pandjaitan menjelaskan Danau Toba masuk dalam lima destinasi wisata prioritas bersama Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Mandalika di Nusa Tengga Barat, Borobudur di Jawa Tengah, dan Likupang, di Sulawesi Utara. Sebab itu, penting untuk menerapkan pariwisata yang aman di masa pandemi Covid-19 sekaligus tetap menyuguhkan kenyamanan, keindahan alam, dan fasilitas memadai.

Danau Toba, Sumatera Utara menjadi salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas (DSP) yang diusung pemerintah. Untuk menunjang lokasi wisata itu, telah dibangun The Kaldera Toba Nomadic Escape, di atas lahan Zona Otorita Kabupaten Toba Samosir. Pemerintah pun telah menganggarkan biaya Rp2,2 triliun untuk meningkatkan potensi wisata di danau tersebut. TEMPO/Tony Hartawan

Bagi masyarakat Batak, Luhut Pandjaitan, berpesan agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, giat bekerja, dan lebih ramah terhadap pendatang. "Kalau kita tidak ramah, orang tidak akan mau datang. Kalau kampung ini tidak bersih, orang tidak mau datang. Kalau orang melihat kita tidak setia pada protokol kesehatan, orang juga tidak mau datang," kata Luhut.

Dengan begitu, menurut dia, semua kembali pada masyarakat Batak. Jika mereka ingin wisatawan datang, perekonomian bergulir, lapangan pekerjaan terbuka, dan hidup sejahtera, maka, kata Luhut Pandjaitan, jangan hanya bertanya ke pemerintah. "Tanya diri sendiri, apakah kau sudah memberikan kontribusi untuk membuat orang mau datang ke tempat kita?" kata Luhut.

Mengenai pandemi Covid-19, Luhut mengatakan pemerintah berupaya mengurangi kasus dan korban Covid-19, seraya mendatangkan vaksin. "Saya kira kasus Covid-19 di tanah Batak ini relatif kecil dibandingkan tempat-tempat lain," kata Luhut Pandjaitan. "Ini harus dipelihara dan jangan sampai berkembang."

Pemandangan Danau Toba yang terlihat dari The Caldera Toba Nomadic Escape. TEMPO | Iil Askar Mondza

Luhut Pandjaitan menambahkan ihwal kerja sama Indonesia dengan Cina dalam agenda Indonesia - China Tourism and Investment Forum for 5 Key Super Priority Tourism Destinations di The Kaldera – Toba Nomadic Escape di Desa Sibisa Pardamaian, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Acara ini merupakan rangkaian peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia - Cina. Pemerintah telah membebaskan lahan di Desa Sibisa di sisi Danau Toba, untuk pembangunan fasilitas wisata. Menurut Luhut, sejumlah pengusaha telah menyampaikan keinginan untuk membangun hotel di sana.

Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Cina, Zhang Xu sepakat terus bekerja sama untuk memulihkan perekonomian akibat pandemi Covid-19. "Saling mendorong ekonomi dan perdagangan kedua negara, terutama mendukung pariwisata," katanya.






Australia Hadir di Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata dan Menteri Pertanian G20

2 jam lalu

Australia Hadir di Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata dan Menteri Pertanian G20

Tim Ayres, Asisten Menteri Manufaktur dan Perdagangan Australia, menjadi delegasi yang hadir di Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata G20.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

3 jam lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

10 jam lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

11 jam lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

1 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


AirAsia Buka Penerbangan Padang-Kuala Lumpur per 1 Oktober, Simak Jadwalnya

1 hari lalu

AirAsia Buka Penerbangan Padang-Kuala Lumpur per 1 Oktober, Simak Jadwalnya

Station Manager AirAsia Budi Pebrianto mengatakan jadwal penerbangan internasional AirAsia rute Kuala Lumpur - Padang - Kuala Lumpur periode Summer 20


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Tujuh Motif Kain Ulos, Makna, dan Penggunaannya

2 hari lalu

Tujuh Motif Kain Ulos, Makna, dan Penggunaannya

Kain ulos pinuncaan paling mahal yang diperjualbelikan dibandingkan motif lainnya.


Ingin Menikmati Tari Tortor? Coba Datang ke Festval Budaya Batak Akhir Pekan Depan

2 hari lalu

Ingin Menikmati Tari Tortor? Coba Datang ke Festval Budaya Batak Akhir Pekan Depan

Penari Tortor, tarian khas Batak disebut sebagai Panortor. Penari Tortor punya pantangan yang tak boleh dilanggar.


UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

2 hari lalu

UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

UNWTO mencatat pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.