Rencana Pembukaan Penerbangan Langsung Bali-Jepang, Begini Persiapannya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang berswafoto ketika tiba di terminal kedatangan domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu, 28 Oktober 2020. Meski masih dalam masa pandemi COVID-19, kedatangan wisatawan domestik di Bali melalui bandara diprediksi akan meningkat hingga 10 persen dari rata-rata penumpang harian. Johannes P. Christo

    Penumpang berswafoto ketika tiba di terminal kedatangan domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu, 28 Oktober 2020. Meski masih dalam masa pandemi COVID-19, kedatangan wisatawan domestik di Bali melalui bandara diprediksi akan meningkat hingga 10 persen dari rata-rata penumpang harian. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, JakartaGubernur Bali Wayan Koster menyatakan pihaknya siap untuk kembali menerima wisatawan mancanegara, termasuk wisatawan dari Jepang, menyusul adanya rencana pembukaan penerbangan Bali-Jepang dalam waktu dekat.

    "Kami sudah melakukan tahapan prakondisi melakukan pengetatan protokol kesehatan dengan sejumlah instrumen kebijakan bersama di Provinsi Bali untuk wisatawan mancanegara," kata Koster saat mengikuti rapat terbatas secara virtual di Denpasar, Senin, 7 Desember 2020.

    Rapat terbatas itu juga diikuti oleh Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Mereka membahas situasi terkini di Jepang dan Bali untuk melihat kemungkinan membuka kembali pariwisata Bali untuk wisatawan dari Negeri Sakura itu.

    Menurut Koster, Bali sudah menyiapkan diri menerima wisatawan mulai dari bandara hingga ke destinasi wisata, di antaranya dengan kebijakan sertifikasi bagi pelaku usaha pariwisata untuk menjamin keamanan sesuai protokol kesehatan. "Kalau memang ini diizinkan mulai dibuka, kami akan melakukan pengelolaan dan kami pastikan itu bisa dikelola dengan baik," ujarnya.

    Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra pun menyatakan kesiapan maskapainya mengoperasionalkan kembali jalur tradisional penerbangan langsung Bali-Jepang. Menurut dia, hasil survei menunjukkan minat wisatawan mancanegara untuk ke Bali masih tinggi.

    "Tidak perlu transit lagi. Karena hari ini dalam kondisi pandemi ini apabila nanti dibuka banyak orang berharap bisa terbang langsung," kata Irfan.

    Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi berharap pertemuan ini akan menjadi persiapan sehingga ketika pariwisata benar-benar dibuka bisa segera dilaksanakan prosesnya. "Sebanyak 80 persen dari turis Jepang itu destinasi yang dituju adalah Bali," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.