Pameran Sultan Hamengku Buwono II di Keraton Yogyakarta Panen Wisatawan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan datang ke pameran Sang Adiwira yang berisi berbagai koleksi di masa Sultan Hamengku Buwono II di Keraton Yogyakarta. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Wisatawan datang ke pameran Sang Adiwira yang berisi berbagai koleksi di masa Sultan Hamengku Buwono II di Keraton Yogyakarta. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pameran temporer tentang Sri Sultan Hamengku Buwono II, Sang Adiwira, dikunjungi ribuan wisatawan. Pameran tersebut berlangsung di Keraton Yogyakarta sejak akhir Oktober hingga 31 Januari 2021.

    Hingga akhir November 2020, tercatat sebanyak 5.000 wisatawan datang ke Keraton Yogyakarta untuk menikmati pameran Sultan Hamengku Buwono II. "Kami bersyukur, meski masih dalam suasana pandemi ternyata masyarakat tetap antusias berkunjung ke pameran ini," ujar Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Nityabudaya Keraton Yogyakarta Kamis, 3 Desember 2020.

    Bendara yang bertugas mengelola museum dan arsip Keraton Yogyakarta merinci, hingga Minggu, 29 November 2020 tercatat 5.108 pengunjung pameran itu. "Pembelian tiket secara online maupun on the spot semuanya ramai, terutama ketika long weekend lalu saat Hari Pahlawan," ujar Bendara yang juga Ketua Panitia Pameran Sang Adiwira itu.

    Putri bungsu Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, itu mengatakan petugas keraton tetap mengatur agar semua pengunjung mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19. Pengunjung pameran wajib memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan sebelum masuk ke area pameran.

    Wisatawan mengamati benda berserajah peninggalan Sultan Hamengku Buwono II dalam pameran Sang Adiwira di Keraton Yogyakarta. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Tak hanya menyelenggarakan pameran aktual yang menunjukkan berbagai peninggalan serta koleksi di masa Sultan Hamengku Buwaono II. Penyelenggara juga menggelar dua acara virtual yang masih berkaitan dengan Sang Adiwira pada November 2020. Wisatawan yang belum sempat datang ke pameran akan mengetahui sejarah dan benda yang dipamerkan, kemudian tertarik untuk datang sebelum akhir Januari 2021.

    Bendara menjelaskan salah satu ulasan dalam acara virtual itu adalah gaya arsitektur pesanggrahan atau peristirahatan yang ada di era Sri Sulan Hamengku Buwono II. Juga pemaparan berbagai peristiwa penting yang menyertai kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono II. Pesertanya, menurut Bendara, berasal dari Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Bali.

    Penyelenggara Pameran Sang Adiwira juga mengadakan tur virtual khususnya untuk wisatawan mancanegara. Virtual Tour Pameran Sang Adiwira berlangsung dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris pada Sabtu, 5 dan 19 Desember 2020, pukul 15.00 WIB. Peserta dapat mendaftar melalui situs sangadiwira.alura.id dan membayar tiket Rp 15 ribu.

    Sepanjang Desember 2020 ada pula pameran daring bertema Batik dan Busana Tari di era Sultan Hamengku Buwono II pada Selasa, 8 Desember 2020. Kemudian dua pekan setelahnya, 22 Desember 2020 diskusi virtual tentang Sisi Humanis Sultan Hamengku Buwono II: Perjamuan dalam Diplomasi Politik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.