Desa Panji Anom Siap Jadi Destinasi Wisata Alam di Buleleng, Lihat Keindahannya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan di desa Panji Anom, Kabupaten Buleleng, Bali. ANTARA

    Pemandangan di desa Panji Anom, Kabupaten Buleleng, Bali. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kabupaten Buleleng, Bali sudah terkenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Pulau Dewata. Daerah itu tersohor dengan wisata alam dan budayanya yang mempesona. Nah, ada satu desa di sana yang kini bersiap menjadi desa wisata. Adalah desa Panji Anom di Kecamatan Sukasada. 

    Desa itu memiliki pemandangan alam yang asri dan masih terpelihara dengan baik. Hamparan sawah berundak-undak dengan jalur-jalur trekking menambah daya tarik wisata di sana. Dari desa itu juga bisa dilihat hamparan laut yang membentang di pantai utara.

    "Masyarakat desa masih memelihara kekayaan alam, terutama persawahan, perkebunan, dan sumber-sumber air dengan baik, karena itu masyarakat ingin memiliki destinasi wisata yang alami," kata Perbekel (Kepala Desa) Panji Anom I Made Gina di Sukasada, Kamis, 3 Desember 2020.

    Di desa ini juga terdapat air terjun dan potensi wisata religius. Desa Panji Anom juga didukung dengan potensi budaya yang masih terpelihara dengan baik oleh masyarakatnya, seperti permainan tradisional magoak-goakan.

    Potensi-potensi itu yang mendorong masyarakat bergerak untuk mewujudkan cita-cita bersama bagaimana desa itu menjadi desa wisata yang digemari wisatawan.

    Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan pihaknya akan mendorong terus Desa Panji Anom membangun desa wisata. Untuk itu, seluruh masyarakat desa diminta agar tidak dulu menjual tanah pribadinya kepada pihak luar sambil menunggu perbaikan akses jalan yang dapat membuka peluang bagi para investor untuk berdatangan.

    Ia pun menyebut akan dilakukan pembangunan yang komperhensif untuk menarik minat wisatawan. "Kita bisa bikin paket pariwisata, mulai dari mancing ikan, trekking dan air terjun serta di Desa Panji Anom ada kehidupan sungai," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.