Liburan ke Bandung, Cicip 4 Kuliner Kaki Lima Legendaris Ini

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bubur Ayam Gibbas. Dok.duniakulinerbandung.com

    Bubur Ayam Gibbas. Dok.duniakulinerbandung.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu hal yang harus dilakukan saat beekunjung ke suatu daerah adalah mencicip kuliner khas daerah tersebut. Apalagi jika daerah yang Anda tuju adalah Bandung, berwisata kuliner adalah hal yang sayang jika dilewatkan.

    Dikenal sebagai surga kuliner jalanan, Bandung memang memiliki ragam pilihan kuliner yang enak dan unik. Tak afdol jika Anda ke sana tanpa mencicip sejumlah kuliner kaki limanya yang legendaris.

    Berikut empat kuliner kaki lima di Bandung yang harus Anda singgahi dilansir Indonesia Travel:

    Warung Nasi Ceu Mar

    Ceu Mar adalah warung makan prasmanan yang menyediakan berbagai macam makanan khas Sunda. Ada tempe goreng, tahu goreng, telur goreng pedas, teri asin, ayam panggang, termasuk hidangan yang menjadi primadona yaitu gulai daging.

    Tempat makan satu ini cocok Anda singgahi untuk makan malam. Sebab, warung di Jalan Banceuy Braga ini baru buka pukul 18.00 dan tutup pada 04.00 esoknya.

    Bukan hanya para wisatawan, warga lokal juga rela antri demi menikmati menu andalan di warung makan ini. Ceu Mar ini sudah ada sejak 1974.

    Bubur Ayam Gibbas

    Bukan hanya menawarkan bubur ayam yang gurih dan enak, tapi bubur ini juga dibanderol dengan harga murah. Tentu Anda tak boleh melewatkannya.

    Panganan ini cocok disantap untuk sarapan atau malam hari selagi hangat. Bubur ini disajikan dengan taburan ayam suwir yang berlimpah dan topping lain seperti kerupuk, telur, sate hati ayam dan ampela.

    Warung bubur di Jalan Kebon Jati 187 ini buka pukul 5.30 sampai 11.00 WIB dan 16.00 WIB sampai tengah malam.

    Nasi Bistik Astana Anyar

    Tak seperti namanya bistik alias beef steak, bistik satu ini yak menyediakan bistik daging sapi. Yang membuatnya terkenal justru bistik ayam.

    Menu yang paling populer di sini adalah nasi goreng bistik. Satu porsi nasi goreng bistik berisi nasi goreng dengan potongan bistik ayam dan disajikan bersama dengan potongan sayuran rebus dan kentang goreng. Hidangan lain yang tak kalah lezat seperti nasi jamur dan capcay.

    Lokasinya ada di Jalan Astana Anyar 264, Bandung dengan jam buka pukul 18.00 WIB sampai tengah malam.

    Cireng Cipaganti

    Cireng adalah salah satu cemilan khas kota kembang. Dari deretan cireng yang ada di Bandung, Cireng Cipaganti adalah yang paling terkenal dan selalu diburu oleh para pembeli.

    Jajanan yang terbuat dari campuran tepung tapioka dan kanji ini diolah dengan cara digoreng dan dilumuri saus bumbu kacang. Rasanya gurih, teksturnya kenyal dan paling nikmat jika disantap saat masih panas.

    Cireng yang disebut-sebut sebagai yang paling enak di Bandung ini memiliki berbagai varian rasa mulai dari sosis, abon, kornet, hingga keju. Cireng ini juga bisa dibeli dalam kondisi mentah sebagai oleh-oleh. Lokasinya ada di Jalan Cipaganti 305, dekat Kantor Pos dengan jam buka pukul 13.00 sampai 21.30 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.