Coba Wisata Religi di Cirebon, Kelilling Masjid-masjid Kuno Naik Citros

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masjid Agung At-Taqwa, Cirebon. TEMPO/Subekti

    Masjid Agung At-Taqwa, Cirebon. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat berkunjung ke Kota Cirebon, salah satu destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan adalah Keraton Kasepuhan Cirebon. Tapi selain itu, kini wisatawan bisa mencoba ikut wisata religi ke sejumlah masjid-masjid kuno yang ada di wilayah itu.

    Kegiatan wisata religi itu digagas oleh At Taqwa Center. Gagasan itu berawal dari banyaknya kunjungan wisatawan ke Masjid Raya At Taqwa selama 10 tahun terakhir.

    Padahal, kata Ketua At Taqwa Center Ahmad Yani, Kota Cirebon tidak hanya memiliki Masjid Raya At Taqwa yang dibangun pada 1905. Kota udang juga mempunyai masjid-masjid kuno lainnya.

    "Untuk tahap awal ada lima masjid kuno yang akan dikunjungi. Selain Masjid Raya At Taqwa juga ada Masjid Agung Sang Cipta Rasa, Jagabayan, Pejlagrahan dan Pakungwati," kata Yani, Sabtu, 21 November 2020.

    Wisatawan yang mau ikut wisata religi itu tak perlu merogoh kocek dalam. Cukup Rp 50 ribu, wisatawan akan doantar keliling ke masjid-masjid kuno diantar menggunakan bus pariwisata Citros.

    Pemerintah Kota Cirebon pun menyambut baik adanya gagasan wisata religi berkeliling masjid kuno karena bisa mendongkrak wisatawan yang berkunjung ke daerah itu."Kota Cirebon memiliki potensi yang luar biasa untuk wisata religi," kata Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati.

    Menurut Eti, dengan potensi yang ada, Kota Cirebon juga bisa mengalahkan daerah lainnya untuk bersaing di destinasi wisata religi seperti Yogyakarta atau Solo. Cirebon juga memiliki sejumlah keraton untuk berwisata dan destinasi religi melalui banyaknya bangunan masjid kuno yang dimiliki.

    Eti pun berharap kegiatan itu bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Cirebon"Agar kunjungan wisatawan di Kota Cirebon terus meningkat," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Staf Khusus Edhy Prabowo yang Terjerat Korupsi

    Dua Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjadi simpul utama dalam kasus dugaan korupsi.