Rest Area Gunung Mas Rampung Akhir 2020, Relokasi 500 PKL di Jalur Puncak Bogor

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepadatan kendaraan di jalur wisata, Jalan Raya Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 30 Mei 2020. Kepadatan kendaraan tersebut diakibatkan tingginya antusias warga untuk berwisata di kawasan puncak, meskipun masih dalam masa  Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB). ANTARA

    Kepadatan kendaraan di jalur wisata, Jalan Raya Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 30 Mei 2020. Kepadatan kendaraan tersebut diakibatkan tingginya antusias warga untuk berwisata di kawasan puncak, meskipun masih dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB). ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bogor sedang membangun rest area di kawasan Puncak Bogor. Tempat beristirahat ini diharapkan dapat mengakomodasi banyaknya jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu terutama di hari libur.

    Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan optimistis pembangunan rest area tersebut rampung pada akhir tahun 2020. "Sesuai kesepakatan, pembangunan Rest Area Gunung Mas harus selesai akhir tahun ini," kata Iwan seusai meninjau lokasi pengerjaan, Kamis 19 November 2020.

    Rest area di Gunung Mas, Puncak Bogor, itu berdiri di atas lahan milik PT Perkebunan Nusantara VIII seluas tujuh hektare. Tak hanya menampung wisatawan yang berkunjung ke kawasan puncak, rest area tersebut juga mengakomodasi para pedagang kaki lima yang berjejer di sepanjang Jalur Puncak Cisarua.

    "Kami akan merelokasi para pedagang kaki lima di sepanjang jalur puncak," ucap Iwan Setiawan. Para pedagang akan menempati 516 kios dengan luas masing-masing 11 meter persegi. Iwan menjelaskan dari 516 kios itu, sebanyak 100 kios untuk PKL sayur dan buah, serta 416 kios untuk PKL yang berjualan dagangan kering, seperti oleh-oleh dan camilan.

    Anggota Polres Bogor sedang bertugas mengatur lalu lintas di jalur Puncak, Bogor, bertepatan dengan memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru, Senin 23 Desember 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    Kepala Dinas Pedagangan dan Industri Kabupaten Bogor, Nuradi mengatakan rest area ini akan dikelola oleh PT Sayaga Wisata. Pembangunan rest area di Puncak tersebut merupakan proyek gabungan Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    Pemerintah Kabupaten Bogor yang membangun kios-kios para pedagang senilai Rp 16,5 miliar. Adapun pembangunan pra-sarananya ditanggung oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Ada empat paket proyek pembangunan rest area Kawasan Puncak Bogor, ini.

    Proyek paling besar yaitu pekerjaan penataan kawasan dan pembangunan senilai Rp 61,7 milia, kemudian proyek supervisi penataan kawasan dan pembangunan rest area senilai Rp 2 miliar. Ada pula proyek perluasan Sistem Penyediaan Air Minum untuk kawasan rest area senilai Rp 13,1 miliar, dan supervisi SPAM kawasan rest area senilai Rp 720 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.