Promo Tiket Pesawat Sriwijaya Air Rp 170 Ribu, Simak Cara Pesannya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai di Indonesia yang juga menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8 yakni Sriwijaya Air. Di seluruh dunia dilaporkan terdapat 350 unit Boeing 737 MAX 8. Saat ini, selain negara juga ada maskapai yang memutuskan untuk melarang pesawat tersebut terbang. Dok.TEMPO/Fahmi Ali

    Maskapai di Indonesia yang juga menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8 yakni Sriwijaya Air. Di seluruh dunia dilaporkan terdapat 350 unit Boeing 737 MAX 8. Saat ini, selain negara juga ada maskapai yang memutuskan untuk melarang pesawat tersebut terbang. Dok.TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam rangka memperingati ulang tahun yang ke-17, maskapai Sriwijaya Air dan Nam Air menawarkan promo tiket pesawat senilai Rp 170 ribu ke semua rute domestik.

    Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena mengatakan promo tersebut berlangsung untuk pembelian tiket maupun issued tiket pada 10 November 2020. “Promo berlaku mulai pukul 08.00  hingga 16.00 WIB,” kata dia pada Rabu, 4 November 2020.

    Periode penerbangan untuk tiket promo itu berlaku mulai 11 November 2020 hingga 30 April 2021, baik bagi penumpang dewasa maupun anak-anak. Namun, promo tidak berlaku bagi penerbangan grup.

    Untuk dapat menikmati promo tersebut, pelanggan harus membeli tiket melalui situs resmi perusahaan, yakni www.sriwijayaair.co.id. Pelanggan juga bisa mengakses tiket melalui aplikasi Sriwijaya Air Mobile di ponsel pintar.

    Sriwijaya Air memiliki 36 rute dengan rata-rata frekuensi penerbangan per hari mencapai 40-50 kali. Sedangkan Nam Air memiliki 25 rute dengan rata-rata frekuensi penerbangan per hari 20-25 kali.

    Saat ini, perusahaan maskapai Sriwijaya Air dan Nam Air tengah mengupayakan pemulihan industri penerbangan yang masih terdampak pandemi. Dengan diskon tiket yang ditawarkan, pergerakan penumpang digadang-gadang akan kembali tumbuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.