Libur Panjang, Wisatawan ke Jawa Tengah akan Dites Covid-19

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Destinasi Wisata Bukit Puser Angin di Dukuh Karang Subur, Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Foto:Antaranews

    Destinasi Wisata Bukit Puser Angin di Dukuh Karang Subur, Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Foto:Antaranews

    TEMPO.CO, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengelola wisata hanya menerima tamu yang sehat. Imbauan itu ia sampaikan menjelang libur panjang yang jatuh mulai besok sampai 1 November mendatang.
     
    Ganjar khawatir akan terjadi penularan Covid-19 saat warga menikmati liburan. "Tolong pastikan tamu-tamu yang masuk itu sehat," kata dia di kantornya, Senin, 26 Oktober 2020.
     
    Ia juga mengingatkan pengelola wisata, terutama rumah makan, agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Menurut Ganjar, selama ini banyak yang mengabaikan protokol kesehatan, khususnya menjaga jarak. "Jaga jarak ini paling sulit," kata dia.
     
    Ganjar mengatakan pengelola pariwisata telah dilatih penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. "Maka wajib hukumnya mereka melakukan kontrol-kontrol itu. Kalau tidak mampu akan kami tutup," kata dia.
     
    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal menggelar tes Covid-19 selama musim libur ini. Tes itu akan dilakukan secara acak di tempat-tempat wisata dan pintu perbatasan daerah.
     
    Ganjar meminta warga yang bakal dites tak perlu takut. Menurut dia, tes itu untuk mencegah penularan Covid-19. "Siapapun jangan menghindar," ujarnya.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siap-Siap Sekolah Saat Pandemi Covid-19

    Berikut tips untuk mempersiapkan anak-anak kembali ke sekolah tatap muka setelah penutupan karena pandemi Covid-19.