Jaga Tren Bisnis, Artotel Sanitasi Kasur Hotel Mengacu Pedoman Kesehatan

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ARTOTEL Haniman-Ubud adalah perpaduan yang tepat antara kesederhanaan,keanggunan dan elemen-elemen yang 'funky'.

    ARTOTEL Haniman-Ubud adalah perpaduan yang tepat antara kesederhanaan,keanggunan dan elemen-elemen yang 'funky'.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembersihan kamar hotel selama masa pandemi virus corona (Covid-19) kini ditambah dengan pedoman kesehatan. Chief Operating Officer Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego mengatakan, standardisasi kebersihan kamar hotel menggunakan disinfektan.

    "Ada alternatif kedua tapi belum dijalani, itu dengan UV light (sinar ultraviolet) 15 menit tutup ruangan untuk membunuh bakteri atau virus," katanya saat konferensi video daring jumpa media, Rabu, 16 September 2020.

    Misalnya, mengenai pencucian bantal dan kasur. Eduard menjelaskan, ada penggunaan suhu panas tertentu untuk menghilangkan bakteri. "Semacam steamer (penguapan) yang melekat di matras atau bantal. Jangan sampai ada bercak di bantal itu, lebih yakin meminimalkan paparan bukan cuma Covid-19, tapi bakteri lain," katanya.

    Ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kedua ini, Artotel mengupayakan agar bisnisnya tak mandek. "Bukan cuma kesehatan, tapi proses bisnis kami jaga. Roda ekonomi berjalan, kami harus tetap terima tamu," ujarnya.

    Artotel pun menjalin kerja sama dengan platform kesehatan Halodoc. "Situasi (pandemi) yang sudah dilewati berbulan-bulan ini belum selesai. Perlu effort (upaya) dari masing-masing untuk lebih disiplin protokol kesehatan," kata Chief Marketing Officer Halodoc, Dionisius Nathaniel. "Hotel memastikan tidak hanya nyaman, tapi juga aman sehat."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Vaksin Covid-19 Dalam Percobaan

    Berbagai perusahaan sedang berbondong-bondong memproduksi vaksin Covid-19 yang ditargetkan untuk disebarluaskan tahun depan