Uji Nyali di Destinasi Wisata Teras Kaca Gunungkidul, Yogyakarta

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Destinasi wisata Teras Kaca di Pantai Nguluran Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Destinasi wisata Teras Kaca di Pantai Nguluran Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi yang takut-takut berani akan ketinggian tapi ingin menikmati pemandangan indah ke Samudera Hindia, coba berkunjung ke destinasi wisata Teras Kaca di Gunungkidul, Yogyakarta. Teras Kaca terletak di Pantai Nguluran Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Dari Kota Yogyakarta, untuk mencapai destinasi wisata Teras Kaca dapat ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Saat sampai di sisi barat Pantai Gesing, wisatawan tinggal masuk sekitar 300 meter hingga sampai di Pantai Nguluran. Di sana, wisatawan menghadap hamparan laut biru sejauh mata memandang.

    Destinasi wisata Teras Kaca mulai buka pada awal 2018. Sejak itu, tempat tersebut menjadi tempat singgah wisatawan yang ingin menikmati alam dan pemandangan sampai mencari latar foto yang indah. Wisatawan yang datang ke Teras Kaca harus memberanikan diri naik ke bagian atas dan menginjak lantai kaca yang ditopang rangka besi.

    Destinasi wisata Teras Kaca di Pantai Nguluran Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Saat berdiri di atas kaca itu, terlihat jelas bagaimana ombak bergulung di bawah dan menghantam karang. Memang cukup menegangkan buat yang pertama kali datang dan berada di atas. Tapi setelah beberapa menit menyesuaikan diri dengan suasana, wisatawan akan menikmati bagaimana serunya berada di ketinggan.

    Ada beberapa spot foto yang menarik di Teras Kaca. Ada tempat berbentuk seperti moncong perahu, balkon, ayunan langit, mahkota raksasa, becak terbang, dan lainnya. Tempat berfoto ini bagus menjadi latar di media sosial. Sebelum pandemi Covid-19, wisatawan rela antre demi berfoto di salah satu spot tersebut.

    Destinasi wisata Teras Kaca di Pantai Nguluran Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Pengelola destinasi wisata Teras Kaca Pantai Nguluran, Erika mengatakan sejak pandemi Covid-19 merebak, tempat itu tutup selama empat bulan. "Kami sudah buka lagi sejak awal Juli, tapi pengunjung baru berdatangan di bulan Agustus kemarin," kata Erika pada Sabtu, 13 September 2020.

    Saat ini sebagian besar wisatawan yang datang dari kalangan keluarga dan perorangan. Pengelola belum berani menerima kunjungan rombongan wisatawan dari biro perjalanan atau travel dengan pertimbangan keselamatan. Meski begitu, pengelola sudah menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 bagi petugas dan wisatawan.

    Destinasi wisata Teras Kaca di Pantai Nguluran Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Harga tiket Teras Kaca Rp 10 ribu per orang. Tarif itu memungkinkan wisatawan masuk ke dua spot yang mereka inginkan. Jika ingin mampir ke lebih dari dua titik, wisatawan mesti membayar lagi sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu per spot, tergantung pilihan.

    Teras Kaca libur setiap hari Senin. "Walau kunjungan sekarang belum sebanyak sebelum pandemi Covid-19, setidaknya kami sudah kembali beraktivitas dan sumber daya yang terlibat bisa kembali bekerja," ujarnya.

    Seorang pengunjung asal Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Arifin senang bisa kembali berwisata ke Teras Kaca. Dia datang bersama istrinya dan melanjutkan perjalanan ke Pantai Gesing untuk menikmati kuliner laut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.