Peserta Borobudur Marathon 2020 Mencapai 9.800 Orang, Kuota Hanya 30 Pelari

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya para pelari saat mengikuti Borobudur Maraton 2018 di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Ahad, 18 November 2018. Pelari dari Kenya Geoffrey Birgen menjadi pelari kategori Marathon pertama yang memasuki garis finish. ANTARA/Anis Efizudin

    Gaya para pelari saat mengikuti Borobudur Maraton 2018 di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Ahad, 18 November 2018. Pelari dari Kenya Geoffrey Birgen menjadi pelari kategori Marathon pertama yang memasuki garis finish. ANTARA/Anis Efizudin

    TEMPO.CO, Jakarta - Acara tahunan Borobudur Marathon 2020 tetap akan berlangsung di masa pandemi Covid-19. Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah, Sinung Nugroho Rachmadi mengatakan sampai dengan Juli 2020, tercatat 9.800 peserta Borobudur Marathon 2020.

    Jumlah peserta tersebut, menurut dia, masih dalam asumsi situasi normal atau sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Sinung mengatakan, nantinya Borobudur Marathon 2020 akan berlangsung dalam dua versi, yakni aktual dan virtual. Para peserta nantinya diminta mendaftar ulang untuk mengikuti Borobudur Marathon secara virtual.

    "Kuota Borobudur Marathon 2020 yang aktual atau realita hanya 30 orang," kata Sinung pada Minggu, 30 Agustus 2020. Angka 30 pelari tersebut, menurut dia, berasal dari panduan Gugus Tugas Covid-19 yang menyatakan kegiatan wisata bisa diadakan dengan kapasitas maksimal 50 persen dan jika memicu kerumumanan paling banyak 50 orang.

    Pelari mengikuti Borobudur Maraton 2018 di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Ahad, 18 November 2018. Borobudur Maraton 2018 melombakan tiga nomor yaitu Full Marathon 42,195 kilometer, Half Marathon 21 kilometer, dan 10 kilometer (10K). ANTARA/Anis Efizudin

    Sebab itu, panitia Borobudur Marathon 2020 mematok 30 pelari saja dan mereka adalah atlet lari nasional. Sebelum perhelatan berlangsung, panitia akan melakukan simulasi untuk mengetahui bagaimana rute dan gambaran pelaksanaan lari marathon aktual nanti. Proses simulasi tersebut melibatkan 30 pelari yang berbeda-beda. Misalkan, simulasi pertama sebanyak 30 pelari dari Magelang, kemudian simulasi berikutnya 30 pelari dari kota lain.

    Simulasi Borobudur Marathon 2020, Sinung melanjutkan, sekaligus untuk sosialisasi dan edukasi bahwa acara itu tetap berlangsung meski hanya diikuti oleh 30 pelari nasional. Dia berharap Borobudur Marathon 2020 menjadi contoh bagaimana sebuah perhelatan tetap dapat berlangsung dengan aman dan menyenangkan di tengah pandemi Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.