5 Lokasi Wisata di Bromo: Bukit Kingkong, Bukit Cinta, atau Cukup Bukit Mentigen

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara pemotongan pita pembukaan kembali atau reaktivasi wisata Gunung Bromo di pintu masuk Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Jumat siang, 28 Agustus 2020. TEMPO | Abdi Purmono

    Acara pemotongan pita pembukaan kembali atau reaktivasi wisata Gunung Bromo di pintu masuk Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Jumat siang, 28 Agustus 2020. TEMPO | Abdi Purmono

    TEMPO.CO, Malang - Kegiatan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau TNBTS sudah kembali buka mulai Jumat, 28 Agustus 2020. Sejak pembukaan hingga Senin besok, 31 Agustus 2020, tercatat 1.124 wisatawan yang datang ke destinasi wisata Gunung Bromo.

    Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Besar TNBTS, Sarmin mengatakan ribuan wisatawan tersebut akan berkunjung ke lima lokasi wisata di sana. "Mereka boleh datang ke lima lokasi di kawasan wisata Bromo, kecuali kawah Bromo," kata Sarmin pada Jumat 28 Agustus 2020.

    Lima lokasi wisata itu adalah Bukit Cinta, Bukit Kedaluh, Bukit Penanjakan, Bukit Mentigen, dan padang rumput atau sabana Teletubbies. Dari seribuan wisatawan yang mendaftar tadi, sebagian besar memilih berkunjung ke Bukit Penanjakan dan sabana Teletubbies dengan jumlah masing-masing 507 dan 399 orang.

    Berikut daya tarik setiap objek wisata yang dipilih wisatawan, sesuai dengan jumlah pengunjung terbanyak sepanjang 28 - 31 Agustus 2020.

    1. Bukit Penanjakan
      Bukit Penanjakan atau Puncak Penanjakan merupakan spot tertinggi untuk menyaksikan matahari terbit ke arah Lautan Pasir Bromo atau Kaldera Tengger. Di titik itu, wisatawan juga dapat menyaksikan keanggunan Gunung Bromo, Gunung Semeru, dan Gunung Batok.

      Wisatawan menikmati pemandangan Gunung Bromo dari penanjakan satu di Probolinggo, Jawa Timur, 19 Mei 2017. ANTARA/Zabur Karuru

      Tak heran jika Bukit Penanjakan masuk prioritas teratas yang ingin dikunjungi wisatawan. Mereka yang ingin datang ke sini harus mengenakan baju hangat karena anginnya cukup kencang dan dingin.

      Jika tidak membawa baju hangat atau masih merasa kedinginan, wisatawan dapat membeli perlengkapan penghangat tubuh, seperti jaket, syal, kupluk, dan sarung tangan. Bukit Penanjakan memiliki fasilitas yang lengkap, di antaranya musala, toilet, dan warung.

    2. Sabana Teletubbies
      Padang rumput atau sabana Teletubbies masih berada di wilayah Kabupaten Probolinggo, namun lebih dekat dengan wilayah Kabupaten Malang. Sabana Teletubbies paling cocok bagi wisatawan yang menyukai suasana tenang dan alami. Letak padang rumput seluas sekitar 382 hektare ini agak terpencil dan hening.

      Panorama padang rumput atau sabana Teletubbies Gunung Bromo pada hari reaktivasi wisata Gunung Bromo, Jumat, 28 Agustus 2020. TEMPO | Abdi Purmono

      Wisatawan yang datang dari arah Kota Malang lebih dulu menjumpai sabana Teletubbies setelah melewati Pos Jemplang di Dusun Ngadas, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Lokasinya yang alami dan tenang juga cocok bagi para fotografer maupun para pengunjung yang doyan berfoto.

    3. Bukit Kedaluh
      Jumlah pengunjung ke Bukit Kedaluh dibatasi 86 orang per hari selama pandemi Covid-19. Dalam kurun waktu empat hari, mulai Jumat sampai Senin,28 - 31 Agustus 2020, sudah terdaftar 105 orang yang akan berkunjung ke Bukit Kedaluh.

      Destinasi wisata padang rumput atau sabana Teletubbies di Kabupaten Probolinggo yang masuk dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau TNBTS. TEMPO | Abdi Purmono

      Bukit Kedaluh punya nama lain, yakni Bukit Kingkong karena bentuk bukitnya mirip wajah kingkong. Lokasi ini berbentuk tanah lapang di atas bukit yang dibatasi pagar beton, berada sekitar 800 meter sampai 1 kilometer di bawah Penanjakan.

      Jalur sepanjang bukit ini ramai dengan antrean jip sebelum sampai ke Penanjakan. Di lokasi ini terdapat papan informasi yang menjelaskan kata 'kedaluh' dalam bahasa Sansekerta berarti pengharapan kesuburan abadi wilayah Tengger.

      Bukit Kingkong menjadi alternatif wisatawan jika Penanjakan sedang padat. Pengunjung harus menanjak sekitar 100 - 200 meter untuk menjangkau Bukit Kingkong dan melihat matahari terbit serta pemandangan kompleks Gunung Bromo.

    4. Bukit Cinta
      Papan informasi yang dipasang Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau TNBTS sejatinya menyebut lokasi ini dengan nama Lemah Pasar dan nama aslinya Pasar Agung. Sejatinya ini adalah tempat penyelenggaraan upacara adat.

      Situs dan punden Watu Gede, salah satu rest area paling disukai wisatawan saat berkunjung ke padang rumput Teletubbies Gunung Bromo. TEMPO | Abdi Purmono

      Spot di ketinggian 2.680 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan dapat dicapai dari wilayah Kabupaten Pasuruan itu sekarang lebih populer dengan sebutan Bukit Cinta. Sebabnya, ada tembok besar bertuliskan 'Love Hill Bromo Tengger' sebagai penanda lokasi sekaligus tempat berfoto.

      Wisatawan dapat melihat Kaldera Tengger dengan jejeran Gunung Bromo, Gunung Kursi, Gunung Widodaren, Watangan, serta keagungan Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.

      Selama adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19 ini, jumlah penunjung Bukit Cinta dipatok 28 orang per hari. Adapun wisatawan yang sudah mendaftar untuk datang ke Bukit Cinta sepanjang 28 - 31 Agustus 2020 sebanyak 65 orang.

    5. Bukit Mentigen
      Inilah lokasi yang paling gampang dicapai karena berada di Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Cemoro Lawang merupakan pintu masuk utama kawasan Bromo dari arah Probolinggo. Di sini pula keberadaan Kantor Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Besar TNBTS.

      Lanskap lautan pasir Gunung Bromo dan Gunung Batok yang terlihat dari Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Cuaca mendung dan berawan. TEMPO | Abdi Purmono

      Terletak di sisi timur laut Gurung Bromo, wisatawan dapat memandangi 'duet' Gunung Bromo dengan kawahnya yang berasap dan guratan Gunung Batok dari Mentigen. Lokasinya masih alami, hanya berupa jalan setapak di punggung Bukit Metigen dan sangat Instagramable.

      Kunjungan ke Bukit Mentigen dibatasi bagi 100 orang per hari. Sebanyak 48 orang telah mendaftar untuk datang pada 28 - 31 Agustus 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.