Ini Dua Jurus AccorHotels Meningkatkan Okupansi Tamu Hotel

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi meeting atau rapat. shutterstock.com

    Ilustrasi meeting atau rapat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaringan bisnis AccorHotels mendorong kegiatan pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE) untuk menaikkan okupansi tamu. Perhelatan MICE diyakini dapat mengembalikan kepercayaan wisatawan terhadap hotel.

    "Kegiatan MICE yang bisa dilakukan oleh pemerintah, perusahaan (company) untuk membantu hotel kami agar perekonomian naik dan mengembalikan kepercayaan," kata Vice President of Sales, Marketing, and Distributions AccorHotels untuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Adi Satria saat seminar daring kampanye Indonesia Care atau I Do Care, Jumat, 14 Agustus 2020.

    Adi menjelaskan, Accor juga menyediakan layanan kesehatan bila tamu memerlukan itu. Para karyawan hotel juga rutin menjalani pemeriksaan kesehatan. Accor juga menyediakan layanan polymerase chain reaction (PCR). "Tentu tidak free (gratis), tapi harga kompetitif," katanya.

    Menurut dia, layanan PCR dianggap penting memberi kepercayaan terhadap tamu, "Rapid test (metode tes cepat) maupun swab menurut kami tidak akurat," ujarnya.

    Accor menawarkan paket PCR, termasuk sebelum pemesanan kamar hotel, "Sebelum mereka mau tinggal di hotel jika khawatir selama vaksin belum ada. Selama belum terpenuhi masyarakat akan susah untuk mau mencoba," katanya.

    Menurut Deputi Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Frans Teguh, pedoman kesehatan bisa menjadi acuan untuk pemerintah provinsi maupun kabupaten, kota. Kemudian, juga untuk asosiasi usaha dan profesi terkait hotel.

    "Ketentuan yang termuat dalam panduan telah ditetapkan Pemerintah Indonesia, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), dan WTTC (Dewan Perjalanan dan Pariwisata Dunia)," katanya.

    Pedoman kesehatan dianggap sebagai penunjang reputasi usaha dan destinasi pariwisata. Frans menjelaskan, sebab itu perlu pendampingan, pengujian, dan evaluasi. "Dalam penerapan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Itu demi meningkatkan keyakinan para pihak," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H