10 Hidangan Indonesia yang Populer di Mata Wisatawan Mancanegara

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sajian komplit gudeg Yu Djum. Foto: @gudeg_yu_djum_pusat

    Sajian komplit gudeg Yu Djum. Foto: @gudeg_yu_djum_pusat

    TEMPO.CO, Jakarta - Asia Tenggara sebelum virus corona mewabah, merupakan destinasi favorit dunia. Masakan, budaya, dan keindahan alam memikat wisatawan mancanegara. Selain itu, pelesiran di kawasan Asia Tenggara terutama di Indonesia, tak semahal di negara-negara Eropa dan Amerika Utara yang saat itu dilanda krisis ekonomi. 

    Indonesia juga menikmati tren meningkatnya kunjungan turis mancanegara pada 2019. Bahkan, beberapa kuliner Indonesia sangat digemari wisatawan mancanegara. Berikut 10 kuliner Indonesia yang direkomendasikan travel blogger asal Filipina, Aileen Adalid yang ia ulas di blog-nya iamaileen.com. 

    Nasi Goreng
    Nasi goreng, yang secara harfiah berarti 'nasi digoreng', adalah makanan  favorit di kalangan penduduk lokal dan turis. Bahkan, sering disebut sebagai hidangan nasional teratas Indonesia -- meski ada banyak pesaing lain untuk gelar ini.

    Hidangan ini bisa ditemui dijajakan di gerobak makanan pinggir jalanan yang sederhana hingga restoran kelas atas. Bahan utamanya terdiri dari berbagai bumbu yang dicampur dengan telur dadar, beberapa potong daging (biasanya ayam atau terkadang udang), dan sayuran.

    Nasi goreng juga merupakan hidangan populer di Asia Tenggara, bedanya nasi goreng Indonesia memiliki rasa yang aromatik dan bersahaja karena terasi dan kecap manis yang ditambahkan ke dalamnya.

    Ilustrasi nasi goreng. Unsplash.com/Annie Spratt

    Gado-gado
    Turis mancanegara menyebutnya sebagai 'salad sayur Indonesia'. Sayuran dalam gado-gado biasanya direbus atau dikukus seperti tauge, kacang panjang, kentang, bayam, bersama dengan tahu dan tempe goreng, lalu disiram dengan saus kacang pedas yang kental. Ini juga sering disajikan dengan ketupat atau lontong, serta beberapa telur rebus.

    Ini bisa dibilang salah satu hidangan Indonesia tersehat. Popularitasnya telah membantu menjadikannya salah satu dari 5 hidangan nasional negara (sisanya adalah soto atau sup Indonesia, rendang, sate , dan nasi goreng).

    Sate
    Sate adalah makanan Indonesia yang populer dan juga hidangan nasional. Daging bakar ini sangat populer sehingga tidak hanya menyebar jauh dan luas di seluruh Asia Tenggara, tetapi juga dengan mudah dibeli di gerobak, warung, tempat makan jalanan, atau bahkan restoran kelas atas di Indonesia.

    Sate ular. TEMPO/Fajar Januarta

    Pada dasarnya, itu adalah daging panggang yang ditusuk, yang biasanya berupa daging sapi, kambing, ikan, babi, atau berbagai jenis daging lainnya. Sate kemudian direndam dalam campuran kecap khusus dan rempah-rempah. 

    Kemudian dipanggang di atas api arang. Daging sate yang juicy kemudian dibumbui dengan saus kacang (sering disebut saus sate) atau kecap dengan cabai. Biasanya dikudap dengan sepiring nasi atau lontong.

    Rendang
    Rendang adalah hidangan daging berasal dari Sumatera Barat, dan hidangan ini terkenal dengan prosedur pengolahannya yang lama dan dimasak dengan lambat. Bentuk asli rendang menggunakan daging sapi, namun ada beberapa variasi sesuai selera konsumen.

    Setelah direbus dengan santan dan bumbu hingga cairannya mengering, dan daging berubah menjadi empuk dan kecoklatan, lalu dihidangkan. Banyak orang yang sering mengira ini adalah masakan kari, bedanya kari berkuah sementara rendang lebih kering.

    Sepiring rendang ayam digambarkan di sebuah restoran di Cyberjaya, Selangor, Malaysia 4 April 2018. Masyarakat Malaysia geram akibat komentar juri dalam acara kompetisi memasak Inggris yang menyebut masakan rendang ayam seharusnya renyah. REUTERS

    Meski begitu, rendang merupakan ledakan dari segudang rasa dan dianggap sebagai salah satu makanan lokal paling terkenal di Indonesia. CNN bahkan menyebutnya sebagai hidangan terlezat di dunia.

    Nasi Uduk
    Nasi uduk adalah salah satu dari banyak hidangan berbahan dasar nasi di Indonesia. Dan secara harfiah berarti 'nasi campur' dalam dialek Betawi. Yang akan Anda sukai dari hidangan ini adalah nasi uduk dimasak dengan santan bersama dengan daun pandan, serai, cengkih, dan kayu manis. Ini menghasilkan nasi yang lebih lembut, lebih gurih, dan aromatik yang dipadukan dengan tempe atau ikan teri.

    Selama bertahun-tahun, nasi uduk menjadi makanan sarapan populer yang sering dijual dengan lauk seperti telur, bihun goreng, atau kentang. Nasi uduk juga sering dikemas dalam daun pisang berbentuk kerucut.

    Mie Aceh

    Mie Aceh di warung 'Razali' yang siap dihidangkan kepada pelanggan. TEMPO/Adi Warsidi

    Selain hidangan daging pedas dan nasi goreng beraroma, mie juga bagian dari masakan lokal Indoneisa. Mie aceh, misalnya, adalah mie kuah pedas dari Aceh.

    Menggunakan mie kuning berkuah kental disajikan dengan irisan daging sapi, domba, seafood (udang atau kepiting), serta sayuran seperti tauge, bawang putih, kol, dan tomat.

    Mie ini dibumbui dengan campuran bumbu pedas yang merupakan campuran cabai, bawang merah, jintan, kapulaga, dan jintan, sehingga memiliki cita rasa kari yang kaya. 

    Kerak Telor
    Kerak telor adalah omelet pedas khas Betawi, jajanan khas Jakarta yang hanya bisa ditemukan di spot-spot ikonik tertentu, bahkan di acara-acara besar tahunan seperti Jakarta Fair.

    Biasanya dimasak oleh pedagang dalam wajan kecil di atas arang, di mana ketan dimasak dengan telur dan kemudian ditambahkan dengan topping seperti serundeng (kelapa parut goreng), bawang merah, udang kering dan merica. Terkadang, seluruh potongan kemudian dicampur dengan telur bebek atau ayam, dan disajikan panas di atas kertas.

    Bakso urat dan telur di warung Bakso Titoti khas Wonogiri, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Bakso
    Bakso atau sup bakso adalah hidangan yang terbuat dari daging sapi, dan merupakan makanan jalanan favorit di negara ini. Bakso sebagian besar terbuat dari daging sapi dan tepung tapioka yang membuatnya berair dan empuk. Kemudian dipertemukan dengan bihun dan beberapa sayuran dalam satu mangkuk.

    Di seluruh negeri, ada beberapa variasi bakso, tetapi semuanya mengandung tiga bahan utama berikut: bakso, mie dan kaldu (bakso kuah bagaimanapun adalah sup bakso yang disajikan tanpa mie). Bakso biasanya dijual di gerobak kecil atau kedai. Bahkan bisa ditemui sebagai makanan beku di supermarket.

    Pempek
    Pempek (juga dikenal sebagai mpek-mpek atau empek-empek) adalah kelezatan kue ikan tradisional Indonesia, yang dibuat dengan daging ikan giling dan tapioka.

    Berasal dari Palembang, teksturnya kenyal nikmat dan disajikan dalam berbagai variasi bahan dan bentuk. Kue ini biasanya dikukus - dan tepat sebelum disajikan, digoreng dan dipotong kecil-kecil sambil disajikan dengan saus asam manis yang disebut kuah cuka atau kuah cuko (saus cuka). Pempek paling enak dimakan dengan irisan ketimun, mi kuning, dan nasi untuk mengimbangi rasa asam kuahnya.

    Pempek yang berasal dari Palembang merupakan salah satu makanan tertua di Indonesia, yaitu dari abad ke-16. Makanan itu dihidangkan oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia. (Foto: Instagram Garuda Indonesia)

    Gudeg
    Gudeg adalah masakan tradisional Jawa yang terbuat dari nangka muda mentah yang direbus berjam-jam dalam santan, gula aren, serta bumbu lainnya. Terkadang, bumbu tambahan bisa berupa bawang putih, biji ketumbar, bawang merah, daun salam, dan daun jati (untuk memberi warna kemerahan pada hidangan).

    Gudeg merupakan makanan yang populer di Yogyakarta dan Solo, biasanya disajikan dengan telur atau ayam (opor ayam atau ayam goreng).

    Ada dua jenis gudeg yang juga paling umum: varian kering dan basah. Kedua varietas tersebut menggunakan bahan yang sama tetapi gudeg keringnya lebih sedikit santannya, dimasak lebih lama dan memiliki kuah yang lebih kental.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.