7 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Selatan Yogyakarta

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abdi dalem memimpin doa ritual larung sesaji dengan menghadap pantai selatan pada ritual larung sesaji memperingati 1 Suro di Pantai Gua Cemara, Sanden, Bantul, Yogyakarta, 14 Oktober 2015. Larung sesaji 1 Suro adalah perwujudan ucapan syukur atas rezeki yang telah diberikan selama setahun lalu. TEMPO/Pius Erlangga

    Abdi dalem memimpin doa ritual larung sesaji dengan menghadap pantai selatan pada ritual larung sesaji memperingati 1 Suro di Pantai Gua Cemara, Sanden, Bantul, Yogyakarta, 14 Oktober 2015. Larung sesaji 1 Suro adalah perwujudan ucapan syukur atas rezeki yang telah diberikan selama setahun lalu. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Kecelakaan di pantai selatan Yogyakarta kembali terjadi pada Kamis, 6 Agustus 2020. Sebanyak tujuh wisatawan Pantai Goa Cemara, Kabupaten Bantul, terseret ombak besar saat bermain di pinggir pantai.

    Para korban yang terseret ombak di pantai sebelah barat Pantai Parangtritis itu merupakan satu keluarga yang seluruhnya warga Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka adalah Joko Widodo, 30 tahun, Moh Zafir Alfarizi (8), M. Rizky Romadhon (7), Ahmad Chairul Fatah (4), Muhammad Zidane Abdori (8), Uli Nur Rohmi (28) dan Ahmad Nur Fauzi (30).

    Ilustrasi pencarian wisatawan yang terseret ombak di pantai. Foto: Istimewa

    "Dari tujuh korban, yang berhasil ditemukan baru dua orang, yakni Uli Nur Rohmi dan Ahmad Nur Fauzi. Mereka meninggal," ujar Sekretaris Search And Rescue atau SAR Pantai Parangtritis, Muhammad Arif Nugroho yang turut mencari para korban. Jenazah Uli Nur Rohmi dan Ahmad Nur Fauzi dibawa ke Puskesmas Sanden Bantul.

    Saat ini petugas gabungan dari Polisi Perairan dan Udara Kepolisian Daerah Polda DI Yogyakarta dan tim SAR masih mencari para korban hilang. Peristiwa nahas itu bermula ketika rombongan keluarga asal Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, itu berwisata ke Pantai Goa Cemara sekitar pukul 09.30 WIB.

    Sesampainya di sana, mereka bermain bola bersama di pinggir pantai. Saat sedang asyik bermain, tiba-tiba ombak besar datang yang langsung menyeret para wisatawan itu ke tengah laut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.