10 Tips Aman Menginap di Hotel, Perhatikan yang Harus dan Jangan Dilakukan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

    Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivitas pariwisata sudah mulai menggeliat meski pandemi Covid-19 belum reda. Manajemen hotel atau penginapan, pengelola destinasi wisata, pemandu turis, dan semua lini yang berkaitan dengan kegiatan wisata harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

    Para wisatawan juga diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan sehingga semua aman dan nyaman. Khusus bagi Anda yang berpergian dan hendak menginap di hotel, vila, losmen, atau homestay, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan.

    Mengutip laman Travel and Leisure, ada hal-hal yang lebih spesifik dari protokol kesehatan umum, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, atau menjaga jarak fisik, saat menginap di hotel atau jenis layanan penginapan lainnya. Yang pertama, pastikan diri dalam keadaan sehat dan telah menjalani rapid test atau swab PCR test untuk mengetahui apakah positif atau negatif Covid-19.

    Setelah itu, terapkan 10 tips aman menginap di hotel berikut ini:

    1. Pilih tujuan wisata dengan bijak
      Perhatikan apakah destinasi wisata atau tempat yang Anda tuju adalah zona hijau, zona kuning, atau zona merah Covid-19. Pilih hotel yang berada di zona hijau Covid-19 dan tentukan jadwal kedatangan serta kepulangan atau check-in dan check-out. Perlu diingat, memilih hotel atau penginapan di zona hijau bukan berarti Anda akan terbebas dari infeksi Covid-19 karena bagaimanapun ada banyak orang yang datang ke hotel dan mereka berasal dari berbagai tempat.

    2. Teliti hotel atau penginapan yang dipilih
      Setelah menentukan tempat yang dituju, sekarang waktunya memilih hotel atau penginapan tempat Anda menginap. Riset dulu beberapa hotel yang ada di wilayah itu dan perhatikan dengan detail apa saja protokol kesehatan yang mereka terapkan. Tentu saja, pilih hotel yang manajemennya mendukung pelaksanaan protokol kesehatan dengan ketat dan segala layanan yang meminimalisir sentuhan.

    3. Cari tahu cara pengelola hotel menolong tamu yang sakit
      Untuk berjaga-jaga akan kemungkinan terburuk, Anda perlu mencari tahu bagaimana manajemen hotel menangani jika ada tamu yang sakit. Apakah pengelola hotel bekerja sama dengan layanan kesehatan dan apa yang mereka lakukan pada kamar yang ditempati oleh tamu yang sakit tadi. Jika perlu, tanyakan langsung langkah-langkah tersebut ke hotel yang dituju sebelum Anda memutuskan untuk menginap di sana.

    4. Pakai masker dan jaga jarak
      Sesuai dengan protokol kesehatan umum, Anda harus memakai masker dan menjaga jarak saat berada di luar kamar. Di lobi, restoran, lift, kolam renang, dan semua ruang terbuka di hotel, wajib menerapkan protokol kesehatan ini untuk kebaikan diri dan orang lain.

    5. Minta kamar yang tidak dihuni selama beberapa hari
      Perlu memastikan kamar yang akan ditempati telah dikosongkan selama minimal tiga hari sebelum Anda masuk. Dengan begitu, ada waktu kamar itu 'beristirahat' sebelum diisi tamu lagi. Jangan terima apabila kamar baru saja ditinggalkan oleh tamu sebelumnya atau baru satu hari kosong.

    6. Bersihkan kamar saat Anda baru masuk
      Tentu pengelola hotel sudah membersihkan semua bagian dan fasilitas yang ada di dalam kamar. Tapi tiada salahnya Anda membersihkan ulang. Sebab itu, bawa selalu hand sanitizer dan tisu untuk membersihkan benda-benda yang kerap tersentuh, seperti remote televisi, saklar lampu, gangang pintu, permukaan meja, dan benda yang sering disentuh di kamar mandi.

    7. Buka jendela
      Jika memungkinkan buka jendela di kamar hotel Anda. Dengan begitu, sirkulasi udara akan lebih baik dan sinar matahari bisa masuk.

    8. Tolak layanan membersihkan kamar
      Jika Anda termasuk orang yang resik dan tertib, sebaiknya tak perlu meminta layanan pembersihan kamar selama Anda menginap. Dengan begitu, akan lebih sedikit orang yang dapat masuk atau mengakses kamar Anda. Dan langkah ini tentu mencegah penyebaran Covid-19.

    9. Pesanan layanan makan ke kamar
      Ketimbang pergi ke restoran dan kemungkinan bersinggungan dengan orang lain, sebaiknya pesan makanan dan minta pelayan mengantarkannya ke kamar. Makanan itu cukup diantar sampai depan pintu dan tunggu sampai pelayan pergi. Setelah itu, Anda keluar kamar dan mengambil makanan tersebut.

    10. Jangan menggunakan fasilitas yang dipakai bergantian
      Sebaiknya tunda dulu rencana untuk berolahraga di gym atau bermanja di spa. Berbagai peralatan olahraga atau relaksasi tentu telah dipakai oleh banyak orang. Meski petugas tentu sudah membersihkan semua peralatan tersebut, tiada salahnya Anda berjaga-jaga.

    TRAVEL AND LEISURE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.