Bali Masuk Destinasi Wisata Terbaik Dunia Versi TripAdvisor

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang wisatawan mancanegara berada di kawasan Pantai Seminyak yang masih ditutup dari kunjungan wisatawan di Badung, Bali, Jumat, 4 Juli 2020. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    Dua orang wisatawan mancanegara berada di kawasan Pantai Seminyak yang masih ditutup dari kunjungan wisatawan di Badung, Bali, Jumat, 4 Juli 2020. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Bali menduduki posisi empat besar sebagai destinasi wisata terbaik dunia versi TripAdvisor. Perusahan perjalanan wisata daring itu menempatkan Bali di posisi keempat setelah London (Inggris), Paris (Prancis), dan Crete (Yunani).

    TripAdvisor mengibaratkan keindahan Bali seperti surga di Indonesia dan popularitasnya telah sampai ke seluruh dunia seolah kartu pos yang tersebar. Bali memiliki wisata pantai dengan pasir putih yang bersih, wisata selam yang menarik karena dapat melihat bangkai kapal perang dunia II, wisata budaya, hingga wisata spa dan yoga di Ubud.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama meninjau objek wisata Water Blow di Nusa Dua, Bali, Selasa, 16 Juni 2020. Dalam kunjungan tersebut, Wishnutama mengecek persiapan protokol kesehatan sejumlah objek wisata dan hotel menjelang penerapan normal baru dalam sektor pariwisata. Foto: Johannes P. Christo

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio menyambut baik penghargaan Travellers Choice untuk kategori Destinasi Terbaik Dunia dari TripAdvisor, ini. Dia berharap penetapan itu semakin memotivasi Indonesia dalam menumbuhkan Bali-Bali baru sekaligus meningkatkan pariwisata Bali agar semakin ramah dan berkelanjutan.

    Bali kembali menerima wisatawan di masa new normal pandemi Covid-19. Mulai Jumat 31 Juli 2020, wisatawan domestik dapat melancong ke Bali. Kemudian akan berlanjut untuk wisatawan mancanegara pada Jumat, 11 September 2020.

    "Setelah Bali kembali buka, penerapan protokol kesehatan harus terus dijalankan dengan disiplin," kata Wishnutama. "Jangan sampai muncul gelombang kedua Covid-19 karena pariwisata itu adalah bisnis kepercayaan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa Efek Buruk Asupan Gula Berlebih Selain Jadi Penyebab Diabetes dan Stroke

    Sudah banyak informasi ihwal efek buruk asupan gula berlebih. Kini ada satu penyakit lagi yang bisa ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan.