163 Anak Buah Luhut Pandjaitan Kerja di Banyuwangi, Habiskan Uangmu!

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo mengunjungi lokasi wisata dengan konsep

    Presiden Joko Widodo mengunjungi lokasi wisata dengan konsep "one stop tourism" di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis 25 Juni 2020. Presiden Jokowi mengecek persiapan pariwisata berkonsep "one stop turism" sebagai langkah penerapan tatanan normal baru. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 163 pegawai Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menggelar rapat kerja di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Rapat kerja di daerah ini diharapkan membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

    Sekretaris Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Agung Kuswandono mengatakan ini merupakan upaya pemerintah dalam mendorong aktivitas yang produktif dan aman dari Covid-19. "Kami menggerakkan ekonomi daerah," kata Agung Kuswandono di Banyuwangi, Selasa 28 Juli 2020.

    Para pegawai kementerian itu memesan ratusan pakaian dan penutup kepala khas Banyuwangi kepada para penjahit di perkampungan. Mereka juga bekerja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak satu sama lain, dan menjaga kebersihan.

    Agung Kuswandono berpesan kepada para peserta rapat kerja agar membeli oleh-oleh dari pengusana mikro, kecil, dan menangah atau UMKM di Kabupaten Banyuwangi. Dan jangan ketinggalan untuk menikmati kuliner khas di sana.

    "Saya menyampaikan kepada semua peserta, 'ayo beli oleh-oleh di UMKM, kulineran di warung rakyat'. Istilahnya, habiskan uang Anda di Banyuwangi," kata Agung kepada peserta rapat kerja yang berlangsung hingga Kamis, 30 Juli 2020.

    Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menggelar rapat kerja di Banyuwangi, Jawa Timur. Foto: Antaranews

    Agung Kuswandono melanjutkan, Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi mendorong tujuh kementerian yang ada di bawahnya untuk melakukan hal yang sama, yakni, melakukan kegiatan di daerah-daerah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tujuh kementerian itu adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

    Ada pula Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Silakan datang ke berbagai destinasi wisata di Indonesia, salah satunya di Banyuwangi," katanya.

    Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memilih Banyuwangi sebagai salah satu daerah untuk kegiatan kementerian/lembaga. "Terima kasih Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Gubernur Jawa Timur yang selama ini terus mendukung inovasi daerah, termasuk Banyuwangi," katanya.

    Dengan kembali menggeliatnya kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition atau MICE disertai protokol kesehatan, Azwar Anas optimistis ekonomi daerah bakal kembali bergerak. "Pelaku UMKM, warung-warung rakyat, jasa transportasi dan akomodasi akan kembali laris," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa Efek Buruk Asupan Gula Berlebih Selain Jadi Penyebab Diabetes dan Stroke

    Sudah banyak informasi ihwal efek buruk asupan gula berlebih. Kini ada satu penyakit lagi yang bisa ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan.