Pelesiran di Pantai Bermanfaat untuk Kesehatan Mental dan....

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan mengunjungi kawasan Pantai Kuta, Badung, Bali, Kamis, 9 Juli 2020. Pengelola Pantai Kuta mulai membuka kembali kawasan yang merupakan salah satu destinasi pariwisata utama di Pulau Dewata. ANTARA/Fikri Yusuf

    Wisatawan mengunjungi kawasan Pantai Kuta, Badung, Bali, Kamis, 9 Juli 2020. Pengelola Pantai Kuta mulai membuka kembali kawasan yang merupakan salah satu destinasi pariwisata utama di Pulau Dewata. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelesiran ke pantai bisa bermanfaat untuk menyenangkan perasaan diri. Studi baru para peneliti dari Barcelona Institute for Global Health menemukan, bahwa berjalan kaki singkat di pantai bisa memberi manfaat keseluruhan bagi kesehatan mental mencegah depresi, dikutip dari Travel and Leisure dan Metro.

    Para peneliti menjelaskan, bahwa menikmati suasana alam adalah cara terbaik meningkatkan suasana hati. Salah satunya dengan berjalan-jalan di pantai.

    Para peneliti mempelajari 60 orang untuk mengkaji temuan itu. Penelitian itu mengamati orang yang menghabiskan waktu 20 menit dalam sehari di lingkungan berbeda. Studi itu dilaksanakan selama tiga pekan. Peserta berjalan-jalan di pantai pada pekan pertama. Pekan kedua berjalan-jalan di perkotaan. Pekan ketiga beristirahat dalam ruangan.

    Para peneliti mengukur tekanan darah dan detak jantung para peserta bersamaan. Kemudian, dilanjutkan dengan mengajukan serangkaian pertanyaan tentang suasana hati. Hasilnya, berjalan di pantai tidak memberi manfaat besar untuk jantung, tetapi secara keseluruhan dapat menciptakan suasana hati yang lebih baik.

    Menurut tim peneliti, studi mereka masih sampel yang cukup kecil. Maka, masih perlu studi lanjutan. "Temuan kami menunjukkan bahwa manfaat psikologis dari aktivitas fisik bervariasi sesuai dengan jenis lingkungan," kata koordinator penelitian, Mark Nieuwenhuijsen.

    Menurut dia, suasana pantai lebih baik dari apa pun dalam ruang perkotaan. "Secara khusus, setelah berjalan-jalan singkat di pantai di Barcelona. Para peserta melaporkan peningkatan suasana hati, daya hidup, dan kesehatan mental mereka," ujarnya.

    Menurut laporan Metro, 55 persen populasi dunia sekarang tinggal di perkotaan. Manfaat pantai mungkin menjadi bagian tidak terpisahkan dari keseluruhan kesejahteraan orang di seluruh dunia.

    TRAVEL AND LEISURE | METRO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa Efek Buruk Asupan Gula Berlebih Selain Jadi Penyebab Diabetes dan Stroke

    Sudah banyak informasi ihwal efek buruk asupan gula berlebih. Kini ada satu penyakit lagi yang bisa ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan.