2 Mumi Baru Diduga Jadi Petunjuk Lokasi Makam Cleopatra

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah patung wajah Cleopatra, seorang ratu terkenal dari peradaban Mesir kuno. Benda-benda bersejarah ini dipamerkan di museum nasional Tokyo, hingga 23 September. Tokyo, Jepang, 11 Juli 2015. The Asahi Shimbun/Getty Images

    Sebuah patung wajah Cleopatra, seorang ratu terkenal dari peradaban Mesir kuno. Benda-benda bersejarah ini dipamerkan di museum nasional Tokyo, hingga 23 September. Tokyo, Jepang, 11 Juli 2015. The Asahi Shimbun/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratu Cleopatra menjadi tokoh wanita paling berpengaruh di Mesir hingga Roma. Namun kematian Cleopatra mengundang tanda tanya mengenai lokasi makam ratu Mesir itu. 

    Penemuan baru-baru ini di Mesir dapat memberi cahaya terang, lokasi makam salah satu ratu paling terkenal di negara itu. Semua orang tahu kisah tentang bagaimana Cleopatra meninggal, tetapi tidak ada yang bisa memberi tahu Anda di mana dia sebenarnya dimakamkan.

    Terlepas dari status ikoniknya, makam Cleopatra tampaknya hilang ditelan waktu. Tetapi para arkeolog mungkin sudah hampir menemukan tempat peristirahatan terakhirnya.

    Menurut The Guardian, dua mumi “individu berstatus tinggi” telah ditemukan oleh para arkeolog dan Egyptologist dari Liverpool University di Taposiris Magna, sebuah kuil yang terletak sekitar 30 mil dari Alexandria.

    Makam itu tidak tersentuh selama sekitar 2.000 tahun, tetapi dibuka oleh para ilmuwan untuk film dokumenter Channel 5, yang baru ditayangkan di di Inggris. Film tersebut berjudul 'The Hunt for Cleopatra's Tomb', menurut The Guardian. Meskipun relatif tidak terganggu selama dua milenium, makam itu telah mengalami kerusakan akibat air.

    Dua mumi yang ditemukan di makam diyakini telah hidup selama zaman Cleopatra, The Guardian melaporkan. Mereka juga pada awalnya dibungkus dengan daun emas, menunjukkan bahwa mereka mungkin adalah individu yang sangat penting dan mungkin telah berinteraksi dengan sang ratu sendiri. Menurut The Guardian, mumi-mumi itu, pria dan wanita, bisa jadi pendeta yang penting.

    “Meskipun sekarang tertutup debu dari 2.000 tahun di bawah tanah, pada saat itu mumi-mumi ini akan sangat spektakuler. Ditutupi dengan daun emas menunjukkan mereka ... akan menjadi ... anggota masyarakat yang penting,” kata Dr. Glenn Godenho, seorang dosen senior di Egyptology di Liverpool University, kepada The Guardian.

    Selain mumi, sekitar 200 koin yang bertuliskan wajah dan nama Cleopatra juga ditemukan di kuil, masih menurut The Guardian.

    patung pualam Cleopatra dan koin bergambar wajahnya.

    Anehnya, Cleopatra bukan satu-satunya penguasa kuno yang ruang pemakamannya tetap sulit dipahami oleh para ilmuwan dan sejarawan. Faktanya, tidak ada firaun dari Dinasti Ptolemy (garis keluarga Cleopatra) yang ditemukan, menurut The Guardian.

    Bahkan di Lembah Para Raja, di mana beberapa firaun Mesir telah ditemukan, juga tak ada tanda-tanda makam Cleopatra. Penemuan dua mumi ini bisa mengubah semua itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa Efek Buruk Asupan Gula Berlebih Selain Jadi Penyebab Diabetes dan Stroke

    Sudah banyak informasi ihwal efek buruk asupan gula berlebih. Kini ada satu penyakit lagi yang bisa ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan.